2 Pria Tangsel Kena Monkeypox, Dinkes Sudah Siagakan Rumah Sakit

Selasa, 31 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGSEL

Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam hal Dinas Kesehatan (Dinkes) telah membentuk kesiap siagaan dan kewaspadaan dini terkait adanya 2 warga yang terpapar cacar monyet atau monkeypox.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan, Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan pihaknya telah siap siaga merespon adanya kasus dugaan monkeypox dengan melakukan sosialisasi, edukasi kepada tenaga kesehatan dan masyarakat, serta memperkuat sistem surveilans yang sudah ada untuk melakukan investigasi maupun pelacakan kontak

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Alin, dua kasus cacar monyet atau monkeypox terdeteksi di wilayahnya. Kasus tersebut terkonfirmasi berdasarkan hasil pemeriksaan spesimen yang dikirimkan ke BKPK Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Baca Juga :  Alfamart Lanjutkan Komitmen Cegah Stunting Lewat Program Satu Telur Sehari

“Per 30 Oktober 2023, di Kota Tangerang Selatan dilaporkan dua orang laki-laki kasus terkonfirmasi monkeypox,” kata Alin Selasa, (31/ 10).

Dijelaskan Allin, kedua kasus tersebut ditemukan di keduanya berdasarkan temuan adanya demam, lesi di tangan, wajah, dan badan. Keduanya pun, lanjutnya, saat ini tengah dilakukan penanganan lebih lanjut.

“Keduanya tidak ada komorbid, kondisi saat ini sudah ditangani dilakukan isolasi, tidak ada keluhan, kontak eratnya dilakukan pemantauan oleh Puskesmas setempat,” bebernya.

Baca Juga :  Yuk Kita Cek Besaran Biaya yang Dibutuhkan untuk Tes DNA

“Rumah sakit di Kota Tangerang Selatan sudah siap untuk merawat pasien monkeypox. Tidak diperlukan ruang isolasi sebagaimana pasien covid-19. Kami sudah memberikan pedoman pencegahan dan pengendalian penyakit monkeypox bagi tenaga kesehatan,” jelasnya.

Alin juga mengungkapkan jika mengalami gejala Monkeypox maka segera ke fasilitas pelayanan kesehatan atau rumah sakit. “Segera ke rumah sakit agar mendapatkan pengobatan simtomatik dan suportif untuk meringankan gejala yang ada hingga mencegah terjadinya infeksi sekunder,” pungkasnya. (*)

Penulis : ard

Editor : dwi teguh

Berita Terkait

Puspaga Perkuat Perlindungan Anak dari Cyberbullying melalui Sosialisasi PP Tunas
Lingkungan Bersih Jadi Kunci Cegah Virus Hanta
Tak Sekadar Ganggu Rumah, Tikus Bisa Bawa Ancaman Hantavirus
Rapat Kewilayahan Jadi Momentum Percepat Perbaikan Infrastruktur Kota
DP3AP2KB Ajak Warga Tak Ragu Manfaatkan Konseling Gratis di Puspaga
Hotel Santika Premiere Bintaro Hadirkan “aMAYzing Room Package”, Staycation Nyaman dengan Sentuhan Perawatan Eksklusif
Finalis Lagi, Tangerang Siap Buktikan yang Terbaik di Banten
Sehat dan Berintegritas, CKG Jadi Bekal Pegawai Kejari Tangerang
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:59 WIB

Puspaga Perkuat Perlindungan Anak dari Cyberbullying melalui Sosialisasi PP Tunas

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:49 WIB

Lingkungan Bersih Jadi Kunci Cegah Virus Hanta

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:06 WIB

Tak Sekadar Ganggu Rumah, Tikus Bisa Bawa Ancaman Hantavirus

Senin, 11 Mei 2026 - 19:11 WIB

Rapat Kewilayahan Jadi Momentum Percepat Perbaikan Infrastruktur Kota

Senin, 11 Mei 2026 - 10:37 WIB

DP3AP2KB Ajak Warga Tak Ragu Manfaatkan Konseling Gratis di Puspaga

Berita Terbaru

headline

Tak Perlu Calo, Semua Layanan Adminduk di Tangerang Gratis

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:48 WIB

headline

Urus Dokumen Kini Lebih Mudah Lewat Sobat Dukcapil

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:32 WIB

headline

Tak Sekadar Desain Baru, iPhone 17e Punya Banyak Peningkatan

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:16 WIB

Banten Raya

Tinawati: PKK Bangun Banten dari Kesejahteraan Keluarga

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:07 WIB