bantenraya.co | TANGERANG
Konferensi Cabang (Koncab) PGRI Kresek Kabupaten Tangerang, digelar di Rumah Makan Family berlangsung dramatis. Pasalnya, dalam agenda utama pemilihan F1 atau ketua, ketua terpilih unggul hanya selisih beberapa suara sajam
Utusan ranting yang memiliki hak suara begitu antusias mengikuti prosesi pemungutan suara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ada dua kandidat ketua yang bertarung memperebutkan suara dari para pemilih.
Setelah melalui proses penghitungan suara, Ade Mahfudin, S.Pd, Kepala SDN Sondol akhirnya terpilih menjadi Ketua PGRI Cabang Kresek Masa Bakti XXIII.
Ade Mahfudin meraih 189 suara, hanya unggul beberapa suara dari kandidat lain, Rahmat Fauzi yang memperoleh 121suara.
Ade Mahfudin, saat ditanya bantenraya.co, menyampaikan terima kasih kepada segenap anggota PGRI Kecamatan Kresek telah memilih dirinya.
Lebih lanjut Ade memaparkan, untuk terus menjaga soliditas dan solidaritas demi membangun dunia pendidikan atau PGRI ke depan.
“Peningkatan profesionalisme guru menjadi agenda besar PGRI Cabang Kresek ke depannya,” tegas Ade.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Tangerang Cucu Saefullah menjelaskan, tantangan menjadi pengurus PGRI jauh lebih berat.
Selain peningkatan profesionalisme guru, kriminalisasi terhadap guru kerap terjadi di sekolah.
Kata Cucu, era digitalisasi yang mampu diakses oleh siapapun, terkadang membuat informasi tidak benar menyudutkan guru. Sehingga kesalahan sedikitpun, bisa menjadikan guru terkriminalisasi.
“Informasi berlebihan atau tidak sesuai fakta, bisa membuat guru tersudutkan. Kriminalisasi terhadap guru harus dihapuskan,” tegas Cucu. (*)
Penulis : Den
Editor : Mas







