Kemarau Panjang, Emak-Emak di Binuang Berebut Bantuan Air Bersih

Jumat, 27 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | SERANG

Sekitar dua bulan, warga Kampung Rangkong, RT 04/01, Desa Renged, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang terpaksa mencari air bersih dengan menempuh jarak cukup jauh.

Krisis air bersih yang dialami masyarakat yang berbatasan langsung Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Serang ini, membuat Petani Muda Milenial berinisiatif memberikan bantuan air.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aswatì, salah satu warga mengaku kesulitan air bersih itu sudah dirasakan sejak dua bulan lalu. Selain mencari air sampai keluar kampung, warga juga kerap membeli air untuk kebutuhan rumah tangga.

Baca Juga :  Refleksi Hari Kartini, Permahi Komisariat Untirta Gelar Diskusi Ide Perempuan

Kata Aswati, biasanya warga mengandalkan air dari sumur bor. Namun sejak dua bulan terakhir ini, sumur bor milik warga sudah tidak keluar air.

“Akibat kemarau panjang, sumur bor warga tidak lagi keluar air. Sebagian besar mengering. Hal tersebut yang membuat kami kesulitan air bersih,” terang Aswati, sambil mengantri air bersih, Jumat (27/10/2023).

Sementara itu, Koordinator Petani Muda Milenial Safiq menuturkan, rasa keprihatinan terhadap kekeringan yang dialami warga Desa Renged, membuat Petani Muda Milenial berinisiatif menyisihkan hasil panennya untuk membantu warga.

Lebih lanjut Safiq memaparkan, meski uang yang terkumpul dari hasil urunan tidak besar, namun diyakini mampu untuk menyumbang air bersih untuk warga.

Baca Juga :  Kemenag Kabupaten Serang Tetapkan Besaran Biaya Zakat

“Mudah-mudahan Petani Muda Milenial bisa konsisten dalam membantu warga yang kesulitan,” terang Safiq.

Untuk diketahui, Petani Muda Milenial ini merupakan komunitas para petani muda yang terjun ke bidang pertanian dan juga peternakan hewan. Para Petani Muda Milenial tidak merasa canggung apa lagi malu saat mereka turun ke sawah.

“Petani Muda Milenial merupakan para petani muda yang konsisten dalam mengembangkan pertanian,” ucap Safiq. (*)

Penulis : mas

Editor : dwi teguh

Berita Terkait

Tinawati: PKK Bangun Banten dari Kesejahteraan Keluarga
Tinawati: APAR Penting untuk Antisipasi Kebakaran Rumah
Kapolda Banten Jalin Silaturahmi Kamtibmas Bersama PWI Banten
Mulai Mei, Urus Pajak Kendaraan Bekas di Banten Makin Gampang
Ikuti arahan Gubernur, Kadis Dindikbud Banten Pastikan Rombel 36 untuk SMA dan SMK
Polisi Bongkar Modus Oplosan LPG 3 Kg ke 12 Kg di Lebak
Banten Siap Jadi Tuan Rumah Kejurnas Catur 2026
Tak Ada Celah! ASN WFA di Tangerang Diawasi Pakai GPS
Berita ini 296 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:07 WIB

Tinawati: PKK Bangun Banten dari Kesejahteraan Keluarga

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:15 WIB

Tinawati: APAR Penting untuk Antisipasi Kebakaran Rumah

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:56 WIB

Kapolda Banten Jalin Silaturahmi Kamtibmas Bersama PWI Banten

Kamis, 30 April 2026 - 12:21 WIB

Mulai Mei, Urus Pajak Kendaraan Bekas di Banten Makin Gampang

Rabu, 29 April 2026 - 15:16 WIB

Ikuti arahan Gubernur, Kadis Dindikbud Banten Pastikan Rombel 36 untuk SMA dan SMK

Berita Terbaru