bantenraya.co | TANGERANG
Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta memperkuat sinergi pengawasan melalui kerja sama berbagi akses hasil pemindaian barang dan sistem kamera pengawas (CCTV). Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pencegahan dan penindakan terhadap pelanggaran kepabeanan serta upaya penyelundupan melalui jalur udara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Kamis, 4 Juni 2026. Melalui kerja sama itu, kedua instansi dapat mengoptimalkan pemanfaatan teknologi keamanan yang tersedia di kawasan bandara, termasuk akses terhadap hasil pemindaian barang dan rekaman CCTV.
General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi mengatakan, kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan di salah satu pintu gerbang utama Indonesia.
“Keberhasilan pengungkapan berbagai kasus tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi yang erat antara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Bea Cukai, dan seluruh stakeholder bandara memiliki peran penting dalam memperkuat pengawasan dan menjaga keamanan gerbang utama Indonesia,” kata Heru dalam keterangan persnya, Jumat, 5 Juni 2026.
Dalam kesempatan yang sama, Bea Cukai Soekarno-Hatta memberikan penghargaan kepada 23 personel Airport Security (Avsec) Terminal 2 dan Terminal 3 Internasional. Penghargaan itu diberikan atas kontribusi mereka dalam membantu pengungkapan sejumlah kasus pelanggaran kepabeanan.
Selama periode 14 Desember 2025 hingga 24 Mei 2026, kolaborasi antara Avsec dan Bea Cukai berhasil membantu mengungkap 19 kasus yang berkaitan dengan upaya penyelundupan benih bening lobster atau baby lobster serta logam mulia.
Temuan tersebut terdeteksi melalui proses pemeriksaan keamanan di Bandara Soekarno-Hatta sebelum ditindaklanjuti bersama oleh petugas Bea Cukai.
Menurut Heru, capaian tersebut menunjukkan pentingnya kewaspadaan petugas lapangan yang didukung teknologi keamanan dan koordinasi lintas instansi.
“Capaian ini menunjukkan bahwa kewaspadaan personel di lapangan, yang didukung teknologi dan koordinasi antarinstansi, memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan bandara,” ujarnya.
Ia menambahkan, penghargaan kepada personel Avsec merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pengamanan bandara.
Heru berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh petugas untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan kualitas pelayanan, sekaligus mendukung operasional bandara yang aman, tertib, dan berstandar internasional.
Melalui penguatan kerja sama ini, Bandara Soekarno-Hatta dan Bea Cukai berkomitmen meningkatkan pengawasan terhadap lalu lintas barang dan penumpang guna mencegah berbagai bentuk penyelundupan serta melindungi kepentingan negara. (red)







