bantenraya.co.id | TANGERANG

TANGERANG – Keberhasilan Pemerintah Kota Tangerang dalam mengelola layanan publik berbasis digital menarik perhatian Pemerintah Kota Bekasi. Hal tersebut terlihat dalam kunjungan kerja Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) Kota Bekasi ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang di Ruang Tangerang Live Room (TLR), Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (8/6/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kunjungan tersebut difokuskan pada pemaparan sistem pengelolaan layanan digital yang selama ini diterapkan Kota Tangerang, terutama dalam menangani berbagai laporan dan pengaduan masyarakat melalui aplikasi Tangerang LIVE dengan fitur LAKSA.
Kepala UPT Pengelola Ruang Kendali Kota (TLR) Diskominfo Kota Tangerang, Muhammad Iqbal Santoso, menjelaskan bahwa pihaknya berbagi pengalaman mengenai pola koordinasi antarperangkat daerah dalam memastikan setiap laporan masyarakat dapat ditangani secara cepat, tepat, dan terukur.
Menurutnya, sistem yang dibangun tidak hanya mengandalkan teknologi, tetapi juga didukung oleh tata kelola kelembagaan yang mampu mempercepat proses tindak lanjut aduan masyarakat.
“Kota Bekasi ingin mempelajari lebih jauh bagaimana mekanisme layanan digital yang kami jalankan, termasuk strategi dalam menjaga respons cepat terhadap setiap laporan warga yang masuk melalui aplikasi,” ujarnya.
Selain berbagi pengalaman, kedua daerah juga membahas peluang kerja sama yang lebih luas dalam pengembangan layanan publik berbasis digital. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah perpanjangan nota kesepahaman (MoU) serta penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai dasar pelaksanaan kolaborasi ke depan.
Melalui kerja sama tersebut, diharapkan berbagai inovasi digital yang telah diterapkan Kota Tangerang dapat menjadi referensi bagi Kota Bekasi dalam meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem digital kedua daerah sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik yang semakin responsif dan terintegrasi,” tutup Iqbal.(Wil)






