Nama Ismet Iskandar Pantas Jadi Nama Stadion Persita Atau Alun-alun

Senin, 21 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGERANG

Berpulangnya mantan Bupati Tangerang Ismet Iskandar, menyisahkan duka yang mendalam bagi masyarakat Kabupaten Tangerang. Tak terkecuali bagi para Aparatur sipil negara (ASN).

Salah satu ASN inisial DCB yang sangat dekat dengan almarhum,  bahkan mendampingi Ismet Iskandar selama enam tahun saat menjabat bupati.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia emberikan apresiasi terhadap para aktivis yang menginginkan nama Ismet Iskandar menjadi sebuah nama jalan.

Namun menurutnya, jika mengenang jasa-jasa Ismet Iskandar, ada yang lebih besar lagi untuk disematkan namanya selain untuk nama jalan. “Nama Stadion Kelapa Dua atau nama alun-alun juga cocok untuk level beliau,” ujarnya.

DCB menyebut, akan menjadi suatu kebanggaan bagi seluruh masyarakat dan ASN Kabupaten Tangerang, jika nama beliau ada dijadikan stadion tim kebanggaan Persita Tangerang maupun di Alun-alun Tigaraksa.

“Pusat berbagai kegiatan masyarakat maupun ASN, seringkali dilakukan di alun-alun,” ujarnya.

Dan sudah pasti, sambungnya, para suporter fanatik Persita Tangerang pun akan begitu melekat dengan nama Ismet Iskandar jika dijadikan nama stadion.

Baca Juga :  Kelurahan Samangraya Mendorong Program Salira,Dengan Aturan Ketat terhadap Penggunaan Lahan

Menurutnya, ini hanya sebuah usulan sebagai ASN yang kebetulan pernah mendapatkan kepercayaan untuk mendampingi beliau.

Ada beberapa alasan, sambungnya, kenapa penamaan ini pantas untuk beliau. Pertama, Penghormatan atas jasa H. Ismet Iskandar. Kedua, Pemberian atas keteladanan dan menginspirasi, serta ketiga sebagai Simbol prestasi dan dedikasi.

Di tempat terpisah pengamat publik dari UMT H Memet Chumaidi mengatakan, Ismet Iskandar bukanlah nama asing diingatan masyarakat kabupaten tangerang. Semasa hidupnya menderma untuk masyarakat kabupaten Tangerang.

Sebagai camat, kepala dinas, sekda hingga bupati dua priode dilaluinya dengan khidmat. Sehingga Kabupaten tangerang memiliki nama besar atas racikan tangan dinginnya sebagai birokrat ulung.

Sahabat, kolega, rekannya banyak menyaksikan hidupnya bahwa beliau orang baik. Begitupun beliau banyak melahirkan, membentuk dan mengembangkan anak-anak ideologis yang terpukau atas kharisma kepemimpinannya.

Ketika ada hal baik yang dilontarkan untuk mengenang nama Ismet Iskandar masyarakat mengapresiasi langkah tersebut. Seperti penamaan jalan, gedung, alun-alun atau tempat-tempat publik.

Penamaan Ismet Iskandar sebagai nama jalan atau gedung merupakan bentuk penghargaan’ terhadap jasa dan kontribusi individu tersebut dalam pemerintahan atau pelayanan publik.

Baca Juga :  Intan Gelar Tasyakuran, Kemenangan Ini Dipersembahkan untuk Almarhum Ismet

“Biasanya, penamaan ini diberikan kepada tokoh yang memiliki rekam jejak signifikan dalam reformasi birokrasi, peningkatan kualitas pelayanan publik, atau dedikasi yang tinggi dalam mengabdi pada negara,” ujarnya.

Dijelaskan Memet, proses penamaan biasanya memerlukan persetujuan pemerintah daerah atau instansi terkait, dan terkadang melibatkan masyarakat atau komunitas tertentu dalam mengambil keputusan tersebut.

Hal ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 2 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Nama Rupabumi, disebutkan bahwa penamaan jalan atau unsur rupabumi menggunakan nama tokoh yang telah meninggal dunia dapat dilakukan setelah lima tahun sejak kematian tokoh tersebut.

Ini bertujuan untuk memberikan jarak waktu yang cukup, untuk menilai kontribusi dan pengaruh tokoh tersebut secara objektif dalam sejarah dan kehidupan masyarakat.

“Melihat bagaimana kehidupan Ismet Iskandar, saya yakin publik akan menerima jika penamaan jalan. Dan saya juga sepakat jika nama beliau lebih mengema jika untuk suatu bangunan gedung atau tempat-tempat publik lainnya disematkan nama beliau,” tandasnya. (*)

Penulis : Red

Editor : Chan

Berita Terkait

Gerak Cepat! Kebocoran Pipa di Cisauk Ditangani Perumdam TKR
Kejari Lebak Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi
16 Prajurit Korem 052/Wkr Naik Pangkat, Laporan Korps Dipimpin Kasrem
DPRD Apresiasi Pemkab Tangerang
Operasi Ketupat Maung 2026, Pelanggaran dan Kecelakaan Menurun
Peringati Nuzulul Qur’an, Perumdam TKR Gelar Santunan Anak Yatim dan Buka Bersama
Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Bersama Anggota DPR RI Komisi I Fraksi PAN Okta Kumala Dewi di Tigaraksa
Membumikan Nilai-nilai Pancasila, Okta Kumala Dewi Gelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Bojong Nangka
Berita ini 115 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 13:19 WIB

Gerak Cepat! Kebocoran Pipa di Cisauk Ditangani Perumdam TKR

Kamis, 9 April 2026 - 13:34 WIB

Kejari Lebak Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi

Rabu, 1 April 2026 - 14:39 WIB

16 Prajurit Korem 052/Wkr Naik Pangkat, Laporan Korps Dipimpin Kasrem

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:44 WIB

DPRD Apresiasi Pemkab Tangerang

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:12 WIB

Operasi Ketupat Maung 2026, Pelanggaran dan Kecelakaan Menurun

Berita Terbaru

Banten Raya

Tinawati Ajak Siswa Cegah Perundungan Lewat PKK Mengajar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:48 WIB

Banten Raya

Banten Siap Jadi Tuan Rumah Kejurnas Catur 2026

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:45 WIB

headline

Bupati Tangerang Raih Penghargaan Top BUMD Award 2026

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:42 WIB

Banten Raya

Bapenda Lebak Dorong Digitalisasi Daerah Lewat Rakor TP2DD

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:38 WIB