NCW Sebut Konflik Rempang Disusupi Kepentingan Politik 2024

Rabu, 27 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KONFERENSI PERS: DPP NCW menilai konflik yang terjadi di Pulau Rempang ditunggangi untuk kepentingan politik 2024. (27/09)

KONFERENSI PERS: DPP NCW menilai konflik yang terjadi di Pulau Rempang ditunggangi untuk kepentingan politik 2024. (27/09)

bantenraya.co | JAKARTA

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Nasional Corruption Watch (NCW) Hanifa Sutrisna menilai konflik yang terjadi di Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau diduga telah ditunggangi kepentingan politik 2024.

“Ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi ini menjelang Pilpres dan Pileg 2024,” ungkap Hanifa dalam Konferensi Pers terkait Konflik Pulau Rempang pada Rabu (27/9/23).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirinya menyampaikan jika NCW mendapat laporan dari sejumlah pihak jika ada dugaan korupsi dalam relokasi pembebasan lahan.

Baca Juga :  Kinerja Disebut Melorot, Dirut Bank Banten Dituding ‘’Asyik’’ Liburan ke London

“Berbagai macam aduan masyarakat yang NCW terima terkait relokasi dan ganti rugi tanah masyarakat kampung nelayan Rempang, bahkan pengaduan mengindikasikan dugaan korupsi dalam pembebasan lahan dan kesepakatan besaran investasi di Pulau Rempang,” ujar Hanifa.

Hanifa pun menyayangkan sikap pemerintah dalam menyelesaikan persoalan Rempang yang tidak mengedepankan pendekatan kemanusiaan.

“Ada berbagai jalan yang lebih humanis sebenarnya yang bisa diambil pemerintah dalam menyelesaikan masalah sengketa lahan. Banyak spekulasi yang beredar bahwa pelaksanaan eksekusi Pulau Rempang ini terlalu dipaksakan dan tidak tepat waktunya,” katanya.

Baca Juga :  Diduga Sebar Black Campaign KNPI Tidak Netral, Dewan Amud Menyangkal

Dia pun berharap agar pemerintah melakukan kajian kembali serta memperhatikan sensitifitas menjelang pemilu 2024.

“Kami yang menerima pengaduan adanya dugaan suap dan permainan pembebasan lahan di Pulau Rempang, meminta Presiden Jokowi untuk dapat menunda relokasi dan pelaksanaan pemindahan masyarakat setelah pesta demokrasi dilaksanakan,” pungkasnya. (*)

Penulis : arw

Editor : dwi teguh

Berita Terkait

Davina Karamoy Dapat Peran Menantang
Diduga Sebar Black Campaign KNPI Tidak Netral, Dewan Amud Menyangkal
Prostitusi Online Michat Sudah Sampai ke Sentul Balaraja
Kabupaten Tangerang Raih Digiwara Award 2024, Untuk Inovasi Transaksi Nontunai
Warga Harapkan Proyek U-Ditc Selesai dengan Maksimal
Kejutan Spesial pada Hari Libur dengan “June Escape” di Hotel Santika Premiere Bintaro
Mundur Dari Wakil Kepala OIKN, Ini Kata Dhony Rahajoe
Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Keluhkan Akses Jalan Rusak Parah
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 14:38 WIB

Davina Karamoy Dapat Peran Menantang

Rabu, 12 Juni 2024 - 11:18 WIB

Diduga Sebar Black Campaign KNPI Tidak Netral, Dewan Amud Menyangkal

Minggu, 9 Juni 2024 - 19:20 WIB

Prostitusi Online Michat Sudah Sampai ke Sentul Balaraja

Jumat, 7 Juni 2024 - 10:39 WIB

Kabupaten Tangerang Raih Digiwara Award 2024, Untuk Inovasi Transaksi Nontunai

Rabu, 5 Juni 2024 - 18:10 WIB

Warga Harapkan Proyek U-Ditc Selesai dengan Maksimal

Selasa, 4 Juni 2024 - 13:23 WIB

Kejutan Spesial pada Hari Libur dengan “June Escape” di Hotel Santika Premiere Bintaro

Senin, 3 Juni 2024 - 23:02 WIB

Mundur Dari Wakil Kepala OIKN, Ini Kata Dhony Rahajoe

Minggu, 2 Juni 2024 - 19:33 WIB

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Keluhkan Akses Jalan Rusak Parah

Berita Terbaru

Kabupaten Tangerang

Tingkatkan Produktivitas, Sekda Dorong Inovasi Teknologi Pertanian

Jumat, 21 Jun 2024 - 22:49 WIB

Kabupaten Tangerang

Kepuasan Masyarakat Rendah, Level Pj Andy di Bawah Kepala OPD

Jumat, 21 Jun 2024 - 22:45 WIB

Pilkada 2024

PPK Kecamatan Ciomas Gelar Bimtek Pemutakhiran Data Pemilih

Jumat, 21 Jun 2024 - 22:42 WIB

Kota Tangerang

Tok! Lima Perda Kota Tangerang Disahkan

Jumat, 21 Jun 2024 - 22:39 WIB