Bantenraya.co | TANGSEL
Gubernur Banten Andra Soni memberikan apresiasi kepada Kepolisian Resor (Polres) Tangerang Selatan atas inovasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Apresiasi tersebut diwujudkan melalui penyerahan piagam penghargaan atas keberhasilan Program Cegah Tawuran (Cetar) dan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) Terpadu.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Andra Soni saat kunjungan silaturahmi ke Markas Polres Tangerang Selatan di Jalan Promoter No. 1, Lengkong Gudang Timur, Kemarin.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Andra Soni, kedua program inisiatif Polres Tangsel terbukti efektif menekan angka kriminalitas, khususnya tawuran remaja, di wilayah Tangerang Selatan yang memiliki karakteristik sebagai daerah penyangga ibu kota.
“Provinsi Banten ini unik. Wilayah hukumnya terbagi antara Polda Banten dan Polda Metro Jaya. Terdapat delapan polres dengan wilayah kerja yang melintas batas administrasi kabupaten dan kota,” ujar Andra Soni, dikutip wartawan, Senin (5/1/26)
Meski demikian, ia bersyukur koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Provinsi Banten dengan jajaran kepolisian berjalan baik selama lebih dari 10 bulan masa kepemimpinannya.
“Sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, komunikasi kami sangat cair, baik dengan wali kota maupun Kapolres Tangerang Selatan,” katanya.
Tangsel sebagai Miniatur Indonesia
Dalam sambutannya, Andra Soni menilai Kota Tangerang Selatan memiliki karakter masyarakat yang majemuk dan mencerminkan keberagaman Indonesia.
“Kota Tangsel adalah miniatur Indonesia. Semua suku dan agama ada di sini,” tuturnya.
Sebagai kawasan aglomerasi penyangga Daerah Khusus Jakarta, Tangsel membutuhkan pendekatan pengamanan yang adaptif. Ia menilai Program Cetar mampu menjawab perubahan pola kenakalan remaja yang kini semakin kompleks.
“Pola tawuran sudah berubah. Tidak lagi mengenal waktu dan bisa terjadi malam hari. Alhamdulillah, melalui Program Cetar, angka tawuran dapat ditekan secara signifikan,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya program tersebut karena menyasar pelajar SMA dan SMK yang secara kewenangan berada di bawah Pemerintah Provinsi Banten.
“Semoga jajaran Polres Tangsel senantiasa dilancarkan dalam menjalankan tugas. Terima kasih kepada Kapolres dan seluruh jajaran,” pungkasnya.
Efektivitas Program Cetar
Sementara itu, Kapolres Tangerang Selatan AKBP Victor D. H. Inkiriwang menyampaikan terima kasih atas dukungan Gubernur Banten dan kehadiran Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan dorongan Bapak Gubernur terhadap program-program Polres Tangerang Selatan,” ujar Victor.
Ia menjelaskan, tawuran remaja menjadi salah satu gangguan kamtibmas yang mendapat perhatian khusus. Melalui Program Cetar, pihaknya mengedepankan langkah preventif berupa penyuluhan dan pembinaan secara berkelanjutan.
“Telah dilaksanakan sebanyak 6.625 kegiatan yang mampu menekan angka tawuran hingga 60 persen. Selain itu, fatalitas berupa korban meninggal dunia dan luka berat juga menurun hingga 40 persen,” ungkapnya.
Selain Program Cetar, Polres Tangsel juga memperkuat peran masyarakat melalui pembentukan Siskamling Terpadu di 328 titik, serta rutin melaksanakan patroli preventif guna menjaga kondusivitas wilayah. (det/dam)







