bantenraya.co | TANGERANG
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang di bawah kepemimpinan Arief R wismansyah dan Sachrudin mendapatkan banyak apresiasi atas program pelayanan masyarakat. Seperti Balai Latihan Kerja (BLK) dari Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), yang telah berhasil mencetak banyak angkatan kerja produktif di berbagai sektor.
Untuk itu, Disnaker juga telah melakukan upaya-upaya terobosan lainnya seperti pelatihan-pelatihan Job Fair Virtual dengan berbagai kebutuhan masyarakat saat ini guna untuk terus mengurangi angka pengangguran di Kota Tangerang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Disnaker Kota Tangerang, Ujang Hendra mengatakan, dalam pengurangan angka pengangguran terbuka, program unggulan Pemkot Tangerang adalah konsistensi pelaksanaan job fair virtual setiap bulan sejak September 2020 lalu.
“Tercatat, hingga 5 Desember 2023, job fair virtual telah menyerap 18.944 tenaga kerja, 17.607 dalam kota dan 1.335 luar Kota Tangerang” jelas Ujang, Selasa, (26/12/2023).
Selain itu, lanjut Ujang, Pemkot Tangerang juga memiliki Balai Latihan Kerja (BLK) dengan delapan kelas pelatihan yang telah dimanfaatkan 2.523 peserta dari 131 angkatan. Adapun bidang pelatihan yang dihadirkan terdapat delapan kelas, meliputi operator komputer, desain grafis, menjahit, tata boga, service motor, service mobil, teknik instalasi Listrik, perhotelan, sampai teknik las dan pendingin.
“Kami berharap BLK Kota Tangerang dapat menekan angka pengangguran serta mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang produktif dan kreatif. Saat ini, program ini tersedia di empat lokasi, BLK Benda, BLK Cibodas, BLK Larangan, dan BLK Cipondoh,” imbuhnya
“Untuk pelatihan Kewirausahaan sejak 2017 silam dengan sembilan bidang kewirausahaan dan telah dimanfaatkan 2.755 warga dan Mobil Si Praja dengan empat jenis pelatihan dan telah dimanfaatkan 1.069 peserta,” tambahnya.
Lebih Jauh Ujang mengungkapkan, Pemkot Tangerang juga saat ini telah menyediakan aplikasi Tas Loker yang dapat dimanfaatkan para pencari kerja dan pemberi kerja. Keduanya dapat menyesuaikan dengan kualifikasi yang dibutuhkan masing-masing pihak.
“Secara teknis kerja layaknya LinkedIn. Yakni, di Tas Loker para pencari kerja dapat menyesuaikan lowongan mana yang sesuai dengan keterampilannya. Sedangkan mereka para pencari kerja juga dapat menyesuaikan mana pencari kerja yang sesuai dengan kualifikasi perusahaannya,” tutupnya. (adv)
Penulis : red
Editor : Dwi Teguh







