Wisata Banten Kehilangan Daya Tarik, Praktik Pungli Disorot

Senin, 2 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | SERANG

Libur panjang Natal dan Tahun Baru 2024-2025 ternyata tak membawa berkah besar bagi sektor pariwisata Banten. Dinas Pariwisata (Dispar) Banten mencatat hanya 153.681 wisatawan yang datang ke berbagai destinasi di Banten, jauh dari target dua juta pengunjung yang dipasang sebelumnya.

Jumlah ini bahkan turun drastis dibandingkan periode yang sama tahun lalu, di mana tercatat 262.942 wisatawan memadati lokasi-lokasi wisata di Banten. Data Siaga Wisata Nataru 2024 menunjukkan, Kabupaten Lebak memimpin jumlah kunjungan dengan 38.440 wisatawan, disusul Kota Tangerang Selatan 31.726 orang, dan Kabupaten Pandeglang 28.700 orang.

Sementara itu, daerah lain mencatat angka lebih rendah, seperti Kota Cilegon dengan 21.546 wisatawan, Kabupaten Serang 19.645 orang, Kabupaten Tangerang 9.130 orang, Kota Serang 4.314 orang, dan Kota Tangerang hanya 180 orang.

Pelaksana Tugas Kepala Dispar Banten, Tri Nurtopo, menyebut pola kunjungan harian selama Nataru 2024 masih fluktuatif, mirip seperti tahun sebelumnya. Namun, ia mencatat ada sedikit peningkatan pada 1 Januari 2025, khususnya di Pantai Lagundi Anyer yang dipadati sekitar 300 orang. “Alhamdulillah situasi di sana dalam pantauan aman terkendali,” ujar Tri, Rabu (1/1/2025).

Tri menjelaskan, cuaca ekstrem dan isu megatrust turut berperan besar dalam menurunnya jumlah wisatawan. Selain itu, wisatawan mulai mencari destinasi baru di luar Banten, seperti Bandung dan Puncak.

Baca Juga :  Kompetisi Barista Bersertifikat Digelar di Kota Tangerang, Disbudpar Ajak Partisipasi Warga

Yang tak kalah memprihatinkan, kata Tri, adalah praktik pungutan liar (pungli) di sejumlah destinasi, khususnya pantai. Selain pungli, perilaku oknum pedagang yang menetapkan harga makanan dan minuman secara tidak wajar alias “mengetok harga” juga membuat wisatawan kapok untuk datang lagi.

Tri menyebut pihaknya telah berupaya mengantisipasi hal ini dengan menggandeng pelaku usaha dan pengelola destinasi untuk menjaga citra baik pariwisata Banten. “Mudah-mudahan ke depan lebih baik,” pungkasnya. (net)

Berita Terkait

Little Yoga & Little Chef Hadirkan Pengalaman Seru dan Edukatif untuk Anak di Hotel Santika Premiere Bintaro
Exciting Banten 2026 Angkat UMKM dan Pariwisata
GM For A Day 2026 Hadir Kembali, Anak-Anak Ambil Alih Operasional Hotel Sehari
Harmoni Kebersamaan di Hari Raya, Hotel Santika Premiere Bintaro Hadirkan Penawaran Eksklusif Idul Fitri
Selama Ramadan, PERUMDAM Tirta Kerta Raharja Pastikan Distribusi Air Tetap Aman dan Lancar
Dukung Pemenuhan Kebutuhan Alquran di Indonesia, PT IKPP Tangerang Wakaf Alquran Bersama Wali Kota Tangerang Selatan
Analis Prediksi Saham INKP Berpotensi Menguat, Simak Level Support dan Resistance
Perumda Pasar Pastikan Stok Pangan di Kota Tangerang Aman Jelang Idulfitri
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:34 WIB

Little Yoga & Little Chef Hadirkan Pengalaman Seru dan Edukatif untuk Anak di Hotel Santika Premiere Bintaro

Senin, 29 Juni 2026 - 13:22 WIB

Exciting Banten 2026 Angkat UMKM dan Pariwisata

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:30 WIB

GM For A Day 2026 Hadir Kembali, Anak-Anak Ambil Alih Operasional Hotel Sehari

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:54 WIB

Harmoni Kebersamaan di Hari Raya, Hotel Santika Premiere Bintaro Hadirkan Penawaran Eksklusif Idul Fitri

Senin, 16 Maret 2026 - 09:20 WIB

Selama Ramadan, PERUMDAM Tirta Kerta Raharja Pastikan Distribusi Air Tetap Aman dan Lancar

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Maryono Pimpin Apel, Tekankan Satpol PP Jaga Wibawa Penegakan Perda

Selasa, 30 Jun 2026 - 13:33 WIB