Bantenraya.co | TANGERANG
Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memprediksi adanya tren peningkatan jumlah wisatawan dan okupansi hotel di Kota Tangerang secara signifikan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang Boyke Urif Hermawan menuturkan, prediksi tren peningkatan jumlah wisatawan bisa dilihat dari jumlah wisatawan di Provinsi Banten yang terus meningkat setiap tahunnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah wisatawan di Provinsi Banten meningkatkan 2,38 persen (month to month) dan 30,80 persen (year to year), di mana Kota Tangerang menyumbangkan 17,85 persen atau sekitar 1 juta dalam sebulan terakhir.
”Kami sangat optimis musim libur Nataru pada akhir tahun ini jumlah wisatawan dan okupansi hotel meningkat signifikan. Apalagi, Kota Tangerang mempunyai peranan yang strategis lewat keberadaan gerbang utama wisatawan lokal maupun mancanegara lewat Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan destinasi wisata urban lainnya,” ujar Boyke, Selasa (3/12/25).
Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memprediksi adanya tren peningkatan jumlah wisatawan dan okupansi hotel di Kota Tangerang secara signifikan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang Boyke Urif Hermawan menuturkan, prediksi tren peningkatan jumlah wisatawan bisa dilihat dari jumlah wisatawan di Provinsi Banten yang terus meningkat setiap tahunnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah wisatawan di Provinsi Banten meningkatkan 2,38 persen (month to month) dan 30,80 persen (year to year), di mana Kota Tangerang menyumbangkan 17,85 persen atau sekitar 1 juta dalam sebulan terakhir.
”Kami sangat optimis musim libur Nataru pada akhir tahun ini jumlah wisatawan dan okupansi hotel meningkat signifikan. Apalagi, Kota Tangerang mempunyai peranan yang strategis lewat keberadaan gerbang utama wisatawan lokal maupun mancanegara lewat Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan destinasi wisata urban lainnya,” ujar Boyke, Selasa (3/12/25).(Wil)







