bantenraya.co | TANGERANG
SDN Sukasari 5 Kota Tangerang menghadirkan layanan pendaftaran secara langsung atau offline bagi orang tua calon peserta didik yang mengalami kendala dalam mengikuti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.
Layanan tersebut menjadi upaya sekolah untuk memastikan seluruh masyarakat tetap mendapatkan akses pelayanan pendidikan secara optimal, meskipun mekanisme utama pendaftaran dilakukan melalui sistem daring.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala SDN Sukasari 5, Wawat Tustiawati, menjelaskan bahwa layanan tatap muka disediakan untuk membantu orang tua yang masih mengalami kesulitan memahami proses pendaftaran online, termasuk kendala saat mengunggah dokumen maupun mengisi data peserta didik.
“Pendaftaran SPMB memang dilakukan secara online, tetapi kami tetap menyediakan layanan offline bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan. Kami ingin memastikan setiap calon peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama dalam mengikuti proses pendaftaran,” ujar Wawat, Selasa (30/6/2026).
Ia menegaskan, pelayanan offline yang diberikan sekolah bukan menggantikan sistem digital yang telah ditentukan, melainkan menjadi bentuk pendampingan agar proses pendaftaran dapat berjalan lebih mudah dan minim kesalahan.
Dalam pelaksanaannya, orang tua yang datang ke sekolah akan mendapatkan arahan mulai dari proses awal hingga penyelesaian administrasi. Petugas sekolah membantu memberikan informasi, memeriksa kelengkapan berkas, serta mendampingi pengisian data melalui sistem.
“Orang tua yang datang kami arahkan sesuai alur pelayanan yang tersedia. Setelah mendapatkan nomor registrasi, mereka akan dibantu oleh petugas dan operator sekolah agar proses pendaftaran dapat dilakukan dengan benar,” jelasnya.
Selain mendampingi proses input data, operator sekolah juga melakukan pengecekan terhadap dokumen yang diunggah untuk memastikan informasi yang dimasukkan telah sesuai dengan ketentuan. Hal ini dilakukan guna mengurangi potensi kendala administrasi dalam tahapan seleksi.
Menurut Wawat, pendampingan yang diberikan sekolah juga bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai jalur-jalur penerimaan yang tersedia dalam SPMB 2026.
“Tidak hanya membantu mengisi data, kami juga menjelaskan tahapan dan jalur yang dapat dipilih agar orang tua memahami proses pendaftaran dengan baik,” katanya.
SDN Sukasari 5 melaksanakan penerimaan peserta didik baru melalui sejumlah jalur sesuai aturan yang berlaku, di antaranya jalur anak berkebutuhan khusus, mutasi orang tua, afirmasi, serta jalur domisili yang mencakup lingkungan, wilayah, dan luar kota.
Wawat menambahkan, pihak sekolah berkomitmen memberikan pelayanan yang tertib, transparan, dan ramah selama pelaksanaan SPMB berlangsung. Guru serta tenaga kependidikan turut dilibatkan untuk membantu masyarakat sejak kedatangan hingga seluruh proses administrasi selesai.
“Kami ingin memberikan pelayanan terbaik agar proses SPMB berjalan lancar dan masyarakat merasa terbantu,” pungkasnya.(Fj)







