bantenraya.co | TANGERANG
Ironis. SDN Saga 3, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang belum memiliki pagar sekolah selama bertahun-tahun. Kondisi ini tak hanya mengganggu estetika sekolah, tetapi juga membahayakan keamanan dan kenyamanan belajar para siswa. Mengingat SDN Saga 3 persis di Jalan Raya Saga-Bunar.
Kepala SDN Saga 3 Aan Madsuni, mengakui sekolah yang saat ini sedang mengembangkan program kurangi sampah sekitar kita (Kurasaki) belum memiliii pagar sekolah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kata Aan, ia maupun guru tidak mampu mengontrol siswa saat berada di sekolah. Mengingat siswa bisa leluasa meninggalkan sekolah, tanpa harus melewati gerbang sekolah.
Lebih lanjut Aan memaparkan, komite sekolah pernah memiliki ide untuk meminta sumbangan kepada orangtua untuk membangun pagar sekolah. Namun hal tersebut langsung ditolak, mengingat dikhawatirkan sumbangan tersebut membebani orangtua siswa.
“Kita butuh perhatian dari Pemkab Tangerang. Karena sampai saat ini SDN Saga 3 belum memiliki pagar sekolah. Meski sudah berkali-kali mengajukan baik kepada Dindik maupun mursrenbang,” terang Aan, Kamis (7/03/2024).
Sementara itu, Ketua Komite SDN Saga 3, Sarnata merasa perhatian dengan kondisi SDN Saga 3. Ia maupun orangtua siswa lainnya khawatir anaknya menjadi korban kecelakaan. Mengingat sekolah tidak memiliki pagar maupun gerbang sekolah.
“Anak usia SD sulit untuk dikasih tahu agar mereka tidak main atau menyebrang jalan raya. Kalau ada pagar, anak bisa ke kontrol,” ungkap Sarnata. (*)
Penulis : mas
Editor : dwi teguh







