Banten Dan Jatim ‘Teken’ Perjanjian Dagang Serta Investasi

Selasa, 12 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kedua Kepala Daerah Provinsi Banten dan Provinsi Jawa Timur Tandatangani Perjanjian Kerjasama. (11/09)

Kedua Kepala Daerah Provinsi Banten dan Provinsi Jawa Timur Tandatangani Perjanjian Kerjasama. (11/09)

bantenraya.co | BANTEN

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menjalin kerjasama misi dagang dan investasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim).

Hal ini dilakukan demi meningkatkan bidang dagang dan investasi antar kedua provinsi tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kerjasama yang ditandai dengan penandatangan Memorandum Of Understand (MoU) oleh dua kepala daerah antara Pj Gubernur Banten, Al Muktabar dan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

Adapun acara ini mengusung tagline “Misi Dagang dan Investasi” dimana berlangsung di Hotel Aston & Convention Centre Serang pada Senin (11/9).

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan provinsi Banten, Babar Suharso mengungkapkan bahwa penandatangan MoU kerjasama dengan durasi lima tahun ini berfokus pada perdagangan dan investasi.

Baca Juga :  Pj Gubernur Banten Al Muktabar Hadiri Istana Berbatik

“MoU selama lima tahun dan diturunkan menjadi TKS yang terbagi menjadi 10 OPD perjanjian antar dinas dimana terkait kerjasama untuk perdagangan dan industri,” ucapnya kepada bantenraya.co, Senin (11/9) malam.

Adapun MoU penandatangan perjanjian tersebut, lanjut Babar bernominal transaksi sebesar Rp 340,4 Miliar antar dua Provinsi.

“Dari Provinsi Banten sendiri dari Rp 340,4 Miliar berhasil menjual tiga komoditi sebesar Rp 28,4 Miliar dari hasil jual beli kedua daerah tersebut,” terangnya.

Sementara dari jenis perdagangan yang Provinsi Banten jual berupa barang dan jasa.

“Alhamdulillah produk kita yang laku diantaranya beras ungu, promosi bersama untuk hotel, serbuk pelek yang dicetak yang digunakan untuk bahan bakar dan biasanya untuk ekspor,” katanya.

Baca Juga :  Arief: Hasil Penelitian dan Pengembangan Harus Berdampak ke Masyarakat

Ia pun menjelaskan bahwa perjanjian antar kedua provinsi ini khususnya dari Banten lebih kepada bahan baku penolong.

“Sebetulnya perdagangan Banten Jatim itu lebih di dominasi khususnya bahan baku penolong dimana lebih ke polimer dan bahan baku besi. Dan untuk Banten sendiri surflus, karena neracanya lebih tinggi banten makanya Jatim melakukan misi dagang ke Banten agar balance,” paparnya.

Ia juga menyampaikan dari hasil perjanjian kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi antar kedua provinsi.

“Dengan adanya ini semoga kedepannya berjalan dengan balance untuk lima tahun kedepan agar diharapkan membentuk kolektifitas perdagangan dan industri antara Banten dan Jatim,” pungkasnya. (*)

Penulis : arw

Editor : Dwi Teguh

Berita Terkait

Cegah Banjir dari Hulu, Satgas Karawaci Bergerak Bersihkan Saluran Air
Sachrudin: Parpol Jangan Sekadar Mesin Politik, Harus Cetak Kader Berkualitas
Dari Strategi ke Aksi, Maryono Tegaskan Pentingnya Eksekusi
Proyek Miliaran Jadi Sorotan, Pengusaha Tangerang Layangkan Gugatan
Teruji Kendalikan Inflasi, Kota Tangerang Masuk 12 Besar Terbaik Versi Kemendagri
Kabar Baik! Tangerang Konsisten Lampaui Target PAD
Tetap Produktif dari Mana Saja, Sekda Soroti Kinerja ASN WFH
30 Tahun Otda, Tangerang Ukir Prestasi Kinerja Tertinggi
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 15:22 WIB

Cegah Banjir dari Hulu, Satgas Karawaci Bergerak Bersihkan Saluran Air

Rabu, 29 April 2026 - 11:12 WIB

Dari Strategi ke Aksi, Maryono Tegaskan Pentingnya Eksekusi

Selasa, 28 April 2026 - 18:53 WIB

Proyek Miliaran Jadi Sorotan, Pengusaha Tangerang Layangkan Gugatan

Selasa, 28 April 2026 - 15:19 WIB

Teruji Kendalikan Inflasi, Kota Tangerang Masuk 12 Besar Terbaik Versi Kemendagri

Senin, 27 April 2026 - 21:01 WIB

Kabar Baik! Tangerang Konsisten Lampaui Target PAD

Berita Terbaru

headline

DP3AP2KB Siapkan Catin Jadi Fondasi Keluarga Berkualitas

Rabu, 29 Apr 2026 - 11:43 WIB