Andra Soni Ungkap Kinerja Ekonomi Banten Tumbuh Positif di LKPJ Anggaran 2025

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | BANTEN

Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2025 para rapat paripurna DPRD Provinsi Banten, Selasa (31/3/2026). Dalam laporannya, Gubernur menyampaikan indikator makro pembangunan di Provinsi Banten tumbuh positif selama 2025.

Indikator makro itu meliputi capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 77,25 atau tumbuh sebesar 0,90 basis poin atau berada di atas capaian rata-rata nasional yang sebesar 75,90. Dengan capaian itu menempatkan Provinsi Banten sebagai tujuh besar nasional dalam kategor IPM tinggi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“IPM itu terbentuk dari dimensi umur panjang, sehat, pengetahuan dan pengeluaran per kapita. Untuk menjaga pertumbuhan IPM dengan cakupan yang sangat luas tersebut, memposisikan Provinsi Banten untuk senantiasa menjaga sinergisitas dan sinkronisasi pembangunan antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten dan kota,” katanya.

Capaian selanjutnya adalah pertumbuhan ekonomi Banten yang secara kumulatif atau secara terus-menerus tumbuh sebesar 5,37 persen. Pertumbuhan ini didominasi oleh pertumbuhan sektor industri pengolahan yang berkontribusi lebih dari 30 persen terhadap PDRB. Di tahun itu, PDRB perkapita Banten sebesar Rp74,67 juta dengan kontribusi terhadap nasional mencapai sebesar 3.96 persen.

Baca Juga :  Terkait Penggelembungan Jumlah Pemilih

Hal itu menurutnya menandakan peningkatan rata-rata pendapatan penduduk yang diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi yang solid. Khususnya pada sektor pengeluaran konsumsi rumah tangga tetap menjadi pendorong utama dan mencerminkan aktivitas ekonomi yang aktif di wilayah Banten.

“Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tahun 2025 berada pada angka 6,63 persen, atau menurun dari periode Februari 2024 yang berada pada posisi 7,02 persen. Penurunan itu dilakukan melalui desain pendidikan vokasi dan penambahan SMK, program pelatihan ketenagakerjaan dan perluasan pasar kerja, pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif, dan pemberdayaan para pelaku usaha kecil dan menengah,” ujar Andra Soni menjelaskan.

Terkait dengan pengendalian tingkat kemiskinan, Provinsi Banten selama kurun waktu tiga tahun terakhir juga secara berangsur-angsur membaik. Tercatat angka kemiskinan yang terus mengalami penurunan sejak tahun 2023 sebesar 6,17 persen, pada 2024 sebesar 5,70 persen, dan di tahun 2025 berhasil diturunkan menjadi 5,51 persen.

Baca Juga :  Jelang Ramadhan Stok Beras di Jakarta Aman

“Capaian itu lebih rendah dari nasional sebesar 8,47 persen,”katanya.

Kabar baik itu menurut Andra Soni karena intervensi berbagai program antara lain pemberdayaan masyarakat, penyediaan infrastruktur, pembangunan kawasan perumahan dan permukiman kumuh, penyediaan rumah layak huni, pengendalian stunting dan kemiskinan melalui bantuan sosial, bantuan dana desa dan bantuan lainnya.

Kemudian untuk Gini Ratio (Rasio Gini), Provinsi Banten tercapai sebesar 0,312 persen. Capaian ini masih berada pada tingkat aman dan kondusif, apalagi jika dibandingkan dengan angka nasional tahun 2024 sebesar 0,375 persen.

Lalu, inflasi Banten tahun 2025 sebesar 2,74 persen dan terkendali dengan baik. Terakhir Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Banten sebesar 69.12 point dari target 66,92 point dengan capaian kinerja 103,2 persen masuk pada kategori sedang.

“IKLH terbentuk dari capaian kualitas udara, kualitas air, kualitas air laut dan kualitas tutupan lahan,” kata Andra Soni.(hmi)

Berita Terkait

Pemkot Tangerang Fokus Benahi Sistem Drainase di Akses Strategis Bandara
PT Starkleen Cari Kandidat Berkualitas Lewat Seleksi Ketat di Kota Tangerang
Pemkot Tangerang Ajak Pencari Kerja Manfaatkan Program OJT Bersertifikat BNSP
Waspada Stroke Usia Muda: Gejala, Penyebab Utama, dan Pencegahannya
Pemkot Tangerang Ajak Masyarakat Jadikan Iduladha sebagai Penguat Empati Sosial
Jelang Iduladha, IKPP Tangerang Distribusikan Puluhan Hewan Kurban ke Lingkungan Sekitar
Pemkot Tangerang Percepat Persiapan PSEL Mandiri untuk Atasi Persoalan Sampah
Maryono Pastikan SPMB Berjalan Transparan dan Berpihak pada Pendidikan Berkualitas
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:54 WIB

Pemkot Tangerang Fokus Benahi Sistem Drainase di Akses Strategis Bandara

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:49 WIB

PT Starkleen Cari Kandidat Berkualitas Lewat Seleksi Ketat di Kota Tangerang

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:40 WIB

Pemkot Tangerang Ajak Pencari Kerja Manfaatkan Program OJT Bersertifikat BNSP

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:05 WIB

Waspada Stroke Usia Muda: Gejala, Penyebab Utama, dan Pencegahannya

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:02 WIB

Pemkot Tangerang Ajak Masyarakat Jadikan Iduladha sebagai Penguat Empati Sosial

Berita Terbaru