Hingga Mei, Pajak Daerah Tembus 1,2 Triliun, Pj Bupati Apresiasi Bapenda

Rabu, 19 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGERANG

Di bawah kepemimpinan Pj Bupati Tangerang Andi Ony bersama Sekda Maesyal Rasyid, pemerintah kabupaten Tangerang mampu mendongkrak pertumbuhan realisasi pajak daerah sebesar ± 99 Milyar pada periode bulan Januari – Mei.

Pencapaian luar biasa dalam penerimaan pajak daerah hingga akhir Mei 2024 dengan total penerimaan mencapai ± Rp1,2 triliun. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 9,01% atau Rp99 miliar secara tahunan (year-on-year/yoy) yang tercatat sebesar ± Rp1,1 triliun pada tahun 2023.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pj Bupati Tangerang Andi Ony pun mengapresiasi pencapaian ini sebagai hasil kolaborasi yang solid antara Badan Pendapatan Daerah kabupaten Tangerang  di bawah kepemimpinan Slamet Budhi Mulyanto dan Kepala Bidang Pendataan, Penilaian, dan Penetapan Pajak Daerah, Dwi Chandra Budiman serta dukungan dari seluruh elemen pemerintah daerah dan stakeholder terkait.

“Ini adalah kebanggaan bagi kita semua, karena dengan peningkatan penerimaan pajak ini, program pembangunan, pelayanan, dan pemberdayaan masyarakat yang tertuang dalam APBD dapat berjalan optimal,” kata Andi.

Ia juga menyampaikan bahwa Kabupaten Tangerang berhasil menjaga stabilitas fiskalnya selama dua tahun terakhir.

“Kapastias fiskal kita sangat baik, karena Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita sudah melebihi dana transfer dari pemerintah pusat. Ini menunjukkan bahwa kita mampu membiayai pembangunan dan pelayanan publik secara mandiri,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Tangerang Gelar Tangerang Gemilang Produk IKM-UMKM

Dengan jumlah penduduk sekitar 3 juta jiwa, APBD Kabupaten Tangerang yang mencapai ± Rp 8 triliun adalah pencapaian yang luar biasa.

“Semoga kondisi ini terus berkembang agar APBD kita benar-benar menjadi alat untuk menyejahterakan masyarakat,” tambahnya seraya mengucapkan terima kasih kepada para wajib pajak yang telah patuh terhadap kewajibannya.

“Dengan PAD yang meningkat, kita bisa terus melanjutkan pembangunan dan pelayanan masyarakat, termasuk upaya mengatasi stunting dan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Tangerang,” jelasnya.

Pj Bupati juga menambahkan, sebagai bentuk apresiasi terhadap para wajib pajak, Pemkab Tangerang pun rutin mengadakan acara Pak Jaka Award. Kegiatan yang sudah berlangsung kali ketiga ini dilakukan untuk memberikan penghargaan kepada wajib pajak dan stakeholder yang telah berkontribusi dalam pengelolaan pajak daerah.

“Kami berharap acara ini dapat terus memotivasi wajib pajak untuk memenuhi kewajibannya. Mari kita bersama-sama membangun Kabupaten Tangerang dengan memenuhi kewajiban kita membayar pajak. Ingat, pajak yang kita bayar akan kembali kepada kita dalam bentuk pelayanan dan pembangunan yang lebih baik,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang, Slamet Budhi Mulyanto menekankan pentingnya penerimaan pajak daerah dalam mendukung berbagai program pembangunan. Di mana pajak daerah adalah salah satu sumber utama pendanaan program pembangunan.

Baca Juga :  Himpun ZIS Rp 8 Miliar, Baznas Mulai Penyaluran

“Dengan penerimaan yang meningkat, kita dapat memastikan bahwa semua program dan kegiatan yang direncanakan dalam APBD berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Slamet Budhi menambahkan bahwa kesadaran masyarakat untuk membayar pajak sangat penting. Pasalnya dengan membayar pajak, masyarakat mendapatkan akses kemudahan fasilitas.

“Pajak yang kita bayarkan akan kembali kepada kita dalam bentuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan pelayanan publik lainnya. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu patuh membayar pajak tepat waktu,” terangnya.

Di sisi lain, Kepala Bidang Pendataan, Penilaian, dan Penetapan Pajak Daerah, Dwi Chandra Budiman mengingatkan pentingnya pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) secara rutin. Pembayaran PBB yang tertib juga akan menghindarkan masyarakat dari berbagai masalah, seperti kesulitan menjual aset properti karena adanya tunggakan pajak.

“Dengan sistem yang terintegrasi antara perpajakan,akta jual beli, dan pertanahan, pembayaran PBB yang tertib akan memastikan bahwa nilai ekonomis dari aset tetap terjaga,’’ jelasnya. (*)

Penulis : ard

Editor : dwi teguh

Berita Terkait

Diduga Lawan Politik Panik, Baliho Maesyal-Intan Dirusak
Tahun Politik, Netralitas ASN Kunci Sukses Pilbup Tangerang
Kesbangpol Kumpulkan Pelajar SMA Sosialisasikan Bahaya Narkoba
Abaikan Standar Keselamatan, Dishub Tilang 28 Kendaraan
Andi Ony Ajak Warga Pilih Bupati Sesuai Hati Nurani
Disporabudpar Latih 60 Instruktur SKJ
Dihadapan Ka Seto, Pemkab Tangerang Sesumbar Tingkatkan Perlindungan Anak
DLHK Gelar Sosialisasi Sistem Aplikasi Retribusi Sampah
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juli 2024 - 20:59 WIB

Diduga Lawan Politik Panik, Baliho Maesyal-Intan Dirusak

Sabtu, 20 Juli 2024 - 10:21 WIB

Kesbangpol Kumpulkan Pelajar SMA Sosialisasikan Bahaya Narkoba

Jumat, 19 Juli 2024 - 20:29 WIB

Abaikan Standar Keselamatan, Dishub Tilang 28 Kendaraan

Jumat, 19 Juli 2024 - 20:05 WIB

Andi Ony Ajak Warga Pilih Bupati Sesuai Hati Nurani

Kamis, 18 Juli 2024 - 22:34 WIB

Disporabudpar Latih 60 Instruktur SKJ

Berita Terbaru

Kriminal

Nyambi Jualan Miras, Toko Klontongan Digerebek Polisi

Minggu, 21 Jul 2024 - 21:11 WIB

Serang Raya

DPW PUAN Banten Dukung Zulhas Tiga Periode

Sabtu, 20 Jul 2024 - 21:19 WIB

Kabupaten Tangerang

Diduga Lawan Politik Panik, Baliho Maesyal-Intan Dirusak

Sabtu, 20 Jul 2024 - 20:59 WIB

Serang Raya

Masa Jabatan Diperpanjang, Kades Pondok Kahuru Tasyakuran

Sabtu, 20 Jul 2024 - 20:41 WIB