Kecamatan Diminta Siapkan Lahan 1.000 Meter Tanam Cabai

Selasa, 9 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIBIT CABAI: Penjabat Bupati Tangerang membagikan bibit cabai ke seluruh pegawai.

BIBIT CABAI: Penjabat Bupati Tangerang membagikan bibit cabai ke seluruh pegawai.

bantenraya.co l TANGERANG

Melonjaknya harga cabe yang belum juga kembali ke harga normal, membuat Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang berkomitmen terus menjaga inflasi agar tetap terkendali pada 2024 ini, khususnya harga cabai.

Kepala DPKP Kabupaten Tangerang Asep Jatnika menuturkan, salah satu yang memberikan dampak besar terhadap inflasi adalah komponen volatile goods yaitu komoditas strategis yang memiliki harga fluktuatif yaitu cabai sebagai salah satu komoditas hortikultura.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengatakan, berdasarkan analisis fluktuasi harga cabai rawit periode 2021-2023 yang dilaksanakan oleh petugas DPKP Kabupaten Tangerang, secara umum kenaikan harga terjadi di awal dan akhir tahun dan mengalami penurunan/harga normal di pertengahan tahun.

Karena itu, pihaknya telah mengusung Gerakan Tanam Pangan Cepat Panen (Gercep) Cabai dan telah disosialisasikan kepada ASN serta masyarakat melalui Surat Edaran Pj. Bupati Tangerang Nomor B/500.6.1/5205/XI/2023 yang ditandangani pada Tanggal 27 November 2023.

Baca Juga :  Nelayan Mauk Terima Kapal, Alat Tangkap, dan BPJS

“Program ini akan kita laksanakan dengan seluruh lapisan masyarakat, di 100 desa pada 29 kecamatan,” kata Asep.

Nantinya, setiap kecamatan diminta menyiapkan 1.000 meter lahan guna menanam cabai. Untuk memberikan pengenalan tentang pertanian, sekolah-sekolah juga akan dilibatkan untuk menciptakan generasi ‘melek’ pertanian.

“Sehingga kesulitan akan cabe rawit akan teratasi. Mudah-mudahan ini dapat terlaksana dengan baik, dan keberadaan program pertanian bisa dirasakan masyarakat,” serunya.

Kemudian, pihaknya juga akan menjalankan program Santri Tani Milenial. Program ini dilakukan untuk mendorong para santri berkontribusi dalam peningkatan produksi pertanian melalui rangkaian edukasi dan pelatihan.

“Jadi ada 10 pesantren yang kita bina, 2 pengelola dan 1 petani untuk bisa mengembangkan pertanian di daerahnya,” terang Asep.

Di luar itu, pihaknya juga akan melakukan pembinaan kepada petani milenial sebagai generasi penyelamat ketahanan pangan di Kabupaten Tangerang. Dengan begitu, program Tangerang Mandiri Tahan Pangan (MANTAP) dapat terwujud.

Baca Juga :  Amankan Pemilu, Polresta Tangerang Gelar Pasukan Operasi 222 Hari Mantap Brata

“Jadi tidak hanya mengandalkan petani yang sepuh, tapi harus ada regenerasi, mudah-mudahan ini bisa terlaksana tahun ini,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga akan mendorong Pusat Kawasan Agropolitan (Puskagro) Sepatan agar berfungsi optimal. Ia berharap Puskagro ini dapat menampung hasil pertanian di seluruh kawasan Tangerang dan dapat menjaga kestabilan harga.

Asep juga menambahkan, meski saat ini lahan Tangerang terbatas, pihaknya akan memaksimalkan agar potensi pertanian terus meningkat. Salah satu upayanya adalah memberdayakan lahan tidur serta lahan pekarangan di halaman rumah.

“Kami tetap akan maksimalkan bagaimana masyarakat bisa memanfaatkan lahan-lahan yang ada di pekarangan rumah bisa menjadi potensi untuk mengembangkan tanaman-tanaman hortikultura,” tutupnya. (*)

Penulis : ard

Editor : dwi teguh

Berita Terkait

Surplus Beras Lebak Tembus 240 Ribu Ton
Kejari Gencarkan Kadarkum, Bangun Desa Sadar Hukum
Salah Paham di Jalan, Polsek Cikupa Fasilitasi Musyawarah Damai Pengendara
Wabup Intan Lepas 183 Santri Tahfidz Daarul Hikmah
Wabup Intan Dorong Pengembangan Bakat Siswa
Pemkab Tangerang Perkuat Sistem Pemantauan PJU demi Keamanan dan Kenyamanan Warga
KD PERTIWI Cup 1 Resmi Bergulir, Duo D Kelapa Dua Hadirkan Gebrakan Baru Sepak Bola Putri
Polsek Pasar Kemis Sisir Titik Rawan Kriminalitas
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:48 WIB

Kejari Gencarkan Kadarkum, Bangun Desa Sadar Hukum

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:32 WIB

Salah Paham di Jalan, Polsek Cikupa Fasilitasi Musyawarah Damai Pengendara

Senin, 22 Juni 2026 - 10:21 WIB

Wabup Intan Lepas 183 Santri Tahfidz Daarul Hikmah

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:26 WIB

Wabup Intan Dorong Pengembangan Bakat Siswa

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:55 WIB

Pemkab Tangerang Perkuat Sistem Pemantauan PJU demi Keamanan dan Kenyamanan Warga

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Pemkot Tangerang Perkuat Keterbukaan Informasi Publik melalui Rakor PPID

Selasa, 23 Jun 2026 - 14:11 WIB