KNPI Pertanyakan Jaminan Pemiliharan Rehabilitasi Jalan Surianen – Pasir Gadung

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | PANDEGLANG

DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pandeglang mempertanyakan jaminan pemeliharaan proyek rehabilitasi Jalan Surianen–Pasir Gadung yang menelan anggaran Rp9.377.518.000.

Proyek yang merupakan program prioritas Gubernur Banten tersebut sebelumnya disambut baik oleh masyarakat karena telah lama dinantikan untuk menunjang aktivitas transportasi dan perekonomian warga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Pandeglang, Entis, menyayangkan kondisi jalan yang diduga mengalami kegagalan konstruksi, ditandai dengan amblasnya bronjong di beberapa titik.

“Yang saya tahu bahwa pembangunan tersebut ada yang dinamakan jaminan pelaksanaan dan jaminan pemiliharaan, akan tetapi yang saya pertanyakan rehabilitasi jalan Surianen – Pasir Gadung tersebut ada yang di namakan Jaminan pemiliharaan sesuai waktu yang telah di tentukan,” ujar Entis kepada wartawan, Rabu (29/4/2026).

Baca Juga :  Upah Minimum Kota Tangerang 2026 Naik 6,5 Persen, Capai Rp5,39 Juta

Menurutnya, anggaran jaminan pemeliharaan seharusnya digunakan untuk memperbaiki kerusakan pada konstruksi fisik apabila terjadi masalah di lapangan.

Ia mengaku heran karena hingga saat ini belum terlihat adanya perbaikan dari pihak kontraktor terkait dugaan kerusakan tersebut.

“Buat apa ada persyaratan jaminan pemiliharaan kalau nyata – nyata di lapangan tidak pernah ada tindak lanjut, seolah Dinas PUPR Banten pun terlihat kinerjanya di pertanyakan. Terkesan Dinas terkait takut pada pemborong,” paparnya.

Entis juga mempertanyakan tanggung jawab pihak pelaksana proyek atas kondisi tersebut.

“Karena Dinaspun terlihat sungkan untuk meninjak lanjuti teguran kepada pengusaha dengan adanya kegagalan pada pemasangan bronjong rehabilitasi jalan teraebut,” ungkap Tayo, sapaan akrab Entis.

Baca Juga :  Galian Tanah Ilegal di Mekarsari, DPRD Banten Rekomendasikan Tutup Permanen

Ia berharap Aparat Penegak Hukum (APH), baik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten maupun Polda Banten, dapat meninjau proyek tersebut.

“Karena kalau ini di biarkan tidak menutup kemungkinan akan ada pembrong atau kontraktor lain yang melalaikan jaminan pemiliharaan akibat diduga kinerja Dinas yang selalu takut pada pemborong. Di sisi lain kenapa Dinas harus takut pada pembrong, karena Dinas terkait secara tidak langsung di berikan amanat oleh masyarakat untuk mengelola uang hasil pajak rakyat bukan untuk adanya dugaan kepentingan golongan,” pungkas Tayo. (ian/dam/hmi)

Berita Terkait

90 Desa Berpotensi Kekeringan
May Day Penuh Kebersamaan, Buruh Tangsel Pilih Kumpul Bersama Keluarga
Kabupaten Tangerang Siap Pimpin Integrasi Aglomerasi
PSG 5-4 Bayern Munich Drama Hujan Gol di Leg Pertama
Rekomendasi DPRD Jadi Acuan, Pemkot Tangerang Perkuat Kinerja
Sachrudin: Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas Harus Selalu Jadi Garda Terdepan Warga
TK Durrotul Hikmah Ajak Siswa Kenal Pertanian Lewat Panen Raya
Demi Sungai Lebih Sehat, 50 Botol Ekoenzim Dituangkan di Pakujaya
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 16:33 WIB

90 Desa Berpotensi Kekeringan

Kamis, 30 April 2026 - 16:30 WIB

KNPI Pertanyakan Jaminan Pemiliharan Rehabilitasi Jalan Surianen – Pasir Gadung

Kamis, 30 April 2026 - 16:24 WIB

May Day Penuh Kebersamaan, Buruh Tangsel Pilih Kumpul Bersama Keluarga

Kamis, 30 April 2026 - 16:21 WIB

Kabupaten Tangerang Siap Pimpin Integrasi Aglomerasi

Kamis, 30 April 2026 - 16:17 WIB

PSG 5-4 Bayern Munich Drama Hujan Gol di Leg Pertama

Berita Terbaru

headline

90 Desa Berpotensi Kekeringan

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:33 WIB

headline

Kabupaten Tangerang Siap Pimpin Integrasi Aglomerasi

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:21 WIB

headline

PSG 5-4 Bayern Munich Drama Hujan Gol di Leg Pertama

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:17 WIB