Mahasiswa Demo Pemkab Tangerang, Sekda Terlalu Sibuk Berpolitik

Kamis, 2 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UNJUKRASA: Aliansi Mahasiswa Penegak Demokrasi, menggelar aksi unjukrasa di Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab)  Tangerang, Tigaraksa, Kamis (2/5/2024).

UNJUKRASA: Aliansi Mahasiswa Penegak Demokrasi, menggelar aksi unjukrasa di Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Tigaraksa, Kamis (2/5/2024).

bantenraya.co | TANGERANG

 

Belasan mahasiswa yang tergabung dengan Aliansi Mahasiswa Penegak Demokrasi, menggelar aksi unjukrasa di Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab)  Tangerang, Tigaraksa, Kamis (2/5/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mahasiswa dari berbagai kampus di Tangerang ini, menuntut Pj Bupati Tangerang untuk menuntaskan beberapa persoalan di Kabupaten Tangerang.

Koordinator Aksi, Aziz Patiwara dalam orasinya menyinggung adanya dugaan perpecahan di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) menjelang Pilkada 2024.

Azis menuturkan, dugaan tersebut akibat adanya instruksi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten  Tangerang.

Baca Juga :  Wabup Intan Dorong Inovasi PAUD Menuju Indonesia Emas 2045

Seharusnya, Sekda maupun para pejabat lainnya memikirkan warga yang menjadi korban banjir, malaham sibuk urusan politik dan kampanye.

Padahal seharusnya, sesuai Undang-undang, ASN harus netral dan tidak ada intervensi politik.

“ASN sudah seharusnya netral, jangan berpolitik praktis,” tegas Azis.

Selain itu, adanya dugaan kasus pengadaan lahan RSUD Tigaraksa masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR).

“Kasus pengadaan lahan RSUD harus dituntaskan, karena sudah masuk ranah penyelidikan,” ujar Aziz, Kamis (02/05/2024).

Baca Juga :  Sekda Hadiri Workshop Peningkatan Kompetensi Guru PAUD

Lanjut Aziz, polemik penggusuran Pasar Kutabumi Kecamatan Pasar Kemis juga harus diselesaikan.

“Putusan PN Tangerang belum keluar tapi sudah digusur,” imbuhnya.

Aziz juga menyoroti tingginya kasus HIV di kalangan anak muda. Menurutnya, ini harus menjadi sorotan Pemkab Tangerang, karena jelang memasuki momentum Bonus Demografi menuju Indonesia Emas.

“Kasusnya Kabupaten Tangerang tertinggi di Banten,” ucapnya. (*)

Penulis : mas

Editor : dwi teguh

Berita Terkait

Kejari Gencarkan Kadarkum, Bangun Desa Sadar Hukum
Salah Paham di Jalan, Polsek Cikupa Fasilitasi Musyawarah Damai Pengendara
Wabup Intan Lepas 183 Santri Tahfidz Daarul Hikmah
Wabup Intan Dorong Pengembangan Bakat Siswa
Pemkab Tangerang Perkuat Sistem Pemantauan PJU demi Keamanan dan Kenyamanan Warga
KD PERTIWI Cup 1 Resmi Bergulir, Duo D Kelapa Dua Hadirkan Gebrakan Baru Sepak Bola Putri
Polsek Pasar Kemis Sisir Titik Rawan Kriminalitas
Maesyal Perkuat Etika dan Bela Negara ASN
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:48 WIB

Kejari Gencarkan Kadarkum, Bangun Desa Sadar Hukum

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:32 WIB

Salah Paham di Jalan, Polsek Cikupa Fasilitasi Musyawarah Damai Pengendara

Senin, 22 Juni 2026 - 10:21 WIB

Wabup Intan Lepas 183 Santri Tahfidz Daarul Hikmah

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:26 WIB

Wabup Intan Dorong Pengembangan Bakat Siswa

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:55 WIB

Pemkab Tangerang Perkuat Sistem Pemantauan PJU demi Keamanan dan Kenyamanan Warga

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Pemkot Tangerang Perkuat Keterbukaan Informasi Publik melalui Rakor PPID

Selasa, 23 Jun 2026 - 14:11 WIB