bantenraya.co | TANGERANG
Memasuki minggu pertama 2025, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali memprioritaskan pengendalian inflasi, terutama setelah periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), Minggu (05/01/2025).
Mendagri, Tito Karnavian monitoring harga serta stok pangan di Pasar Induk Tanah Tinggi, Kota Tangerang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kunjungan ini dilakukan usai Tito menerima pemaparan terkait pengendalian inflasi oleh Penjabat (Pj) Walikota Tangerang, Nurdin, di Tangerang Live Room (TLR).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat inflasi di Kota Tangerang tercatat 1,86 persen, mendekati rata-rata nasional sebesar 1,57 persen.
“Kota Tangerang menjadi sampel monitoring pengendalian inflasi nasional. Data BPS menunjukkan inflasi nasional year-on-year Desember 2024 berada diangka 1,57 persen, dan Kota Tangerang tidak jauh dari rata-rata tersebut. Kami melakukan pengecekan langsung untuk memastikan kesesuaian data,” ujar Tito disela kunjungannya.
Dalam kunjungannya, Tito memantau harga serta stok komoditas utama seperti cabai, bawang, dan beras. Ia menyoroti penurunan inflasi Desember 2024 dibandingkan Desember 2023, yang menunjukkan perbaikan signifikan.
“Desember 2023, inflasi nasional mencapai 2,61 persen, sedangkan Desember 2024 berada di 1,57 persen. Ini menunjukkan pengendalian inflasi berjalan lebih baik. Di Kota Tangerang sendiri, inflasi Desember 2024 tercatat 1,86 persen turun dari 3,17 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya,” jelas Tito.
Menurut Tito, tingkat inflasi nasional yang ideal berada di kisaran 1,5 persen hingga 3,5 persen. Ia menegaskan pentingnya menjaga harga tetap terjangkau bagi konsumen sekaligus menguntungkan bagi produsen.
“Yang ideal adalah harga barang tetap terjangkau bagi masyarakat, namun tetap memberikan keuntungan yang cukup bagi para pelaku usaha,” tambahnya.
Sementara itu, Pj Walikota Tangerang, Nurdin, mengungkapkan bahwa inflasi di Kota Tangerang tergolong rendah, bahkan lebih baik dibandingkan Provinsi Banten yang berada di angka 1,88 persen.
“Kami bersyukur inflasi di Kota Tangerang masih lebih rendah dari Provinsi Banten, dan hal ini akan terus kami jaga melalui berbagai upaya pengendalian,” pungkas Nurdin. (*)
Penulis : Ali
Editor : Chan







