Tebangi Pohon Secara Massal, Proyek Turab Irigasi Sipon Disoal Warga

Selasa, 3 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGERANG

Proyek pembangunan turap di Irigasi Sipon, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, menuai sorotan tajam dari masyarakat, Selasa (3/12/2024).

Penebangan pohon secara massal yang dilakukan dalam pengerjaan proyek oleh Dinas PUPR Kota Tangerang menimbulkan keresahan warga. Mereka menilai, tindakan tersebut mengorbankan kelestarian lingkungan dan estetika kota yang selama ini dijaga bersama.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya, banyak pohon yang ditebang begitu saja. Padahal dulu pohon-pohon ini ditanam bersama oleh warga secara gotong royong. Sekarang kok langsung ditebang tanpa diskusi dulu,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Ia menambahkan, pertumbuhan pohon membutuhkan waktu lama dan berperan penting dalam menjaga lingkungan. “Ini bukan cuma satu atau dua pohon, hampir semuanya ditebang. Lingkungan itu perlu dilestarikan, bukan dihabiskan seperti ini,” katanya dengan nada kecewa.

Baca Juga :  SHU Meningkat, Sachrudin Dorong Satya Karya Makin Berkembang

Warga pun menyayangkan keputusan pemerintah daerah yang dinilai tidak memperhatikan aspek lingkungan dalam pelaksanaan proyek pembangunan.

“Jangan karena ini program pembangunan, aspek lain dikorbankan begitu saja. Harusnya ada perhatian pada kelestarian lingkungan dan dampaknya bagi masyarakat,” tegas warga yang tinggal di Cipondoh Makmur ini.

Selain masalah penebangan pohon, warga juga mengeluhkan penempatan material bangunan dan alat berat yang dinilai membahayakan pengguna jalan.

“Material seperti batu kali diletakkan sembarangan, tanpa batas pengaman. Ini bisa menyebabkan kecelakaan,” keluh warga lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kota Tangerang, Mursiman, mengakui adanya hal itu. Namun, ia menyatakan bahwa wewenang terkait penebangan pohon ada di bidang lain.

Baca Juga :  Tangerang Jadi Contoh Nasional, KLH Apresiasi Gerakan Jumat Bersih dan Upaya Pengurangan Emisi

Meski persoalan ini bukan berada pada wewenangnya, namun ia cukup kooperatif dalam memberikan penjelasan yang berimbang.

“Sebenernya saya gak bisa menyampaikan keterangan, karena ini tupoksinya ada dibidang tata air. Tapi nanti saya teruskan ke pimpinan. Saya hanya sedikit bisa menjelaskan, kalau saya biasanya bila berkaitan dengan penebangan pohon, langsung bersurat ke pertamanan, karena (domainnya) ada disana,” kata mursiman seraya berharap agar hal ini tidak sampai menjadi persoalan yang besar dan menghambat pembangunan.

Sayangnya, hingga berita ini dipublish, Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, belum dapat dimintai keterangan. Salah satu petugas keamanan di kantor dinas menyebutkan bahwa Taufik sedang tidak berada di tempat. (*)

Penulis : Ali

Editor : Chan

Berita Terkait

Wali Kota Harap Pemkot dan Persatuan Guru Republik Indonesia Solid
UMKM Tangerang Makin Tertata, 122 Ribu Pelaku Usaha Kantongi NIB
Butuh Bantuan? UPTD PPA Tangerang Siap Dampingi dari Konseling hingga Hukum
Dari Belajar hingga Terlindungi, Perempuan Tangerang Dapat Dukungan Penuh
Semangat Kartini Hidup di Apel Senin, ASN Perempuan Tangerang Tampil Inspiratif
Wabup Intan Dorong Kang Nong Tingkatkan Kompetensi untuk Majukan Pariwisata
Gubernur Apresiasi PERSI Banten Atas Dukungan Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Viral! Dituntut 19 Tahun, Ibra Firdaus Malah Divonis Bebas
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:19 WIB

Wali Kota Harap Pemkot dan Persatuan Guru Republik Indonesia Solid

Senin, 20 April 2026 - 19:13 WIB

UMKM Tangerang Makin Tertata, 122 Ribu Pelaku Usaha Kantongi NIB

Senin, 20 April 2026 - 19:01 WIB

Butuh Bantuan? UPTD PPA Tangerang Siap Dampingi dari Konseling hingga Hukum

Senin, 20 April 2026 - 18:52 WIB

Dari Belajar hingga Terlindungi, Perempuan Tangerang Dapat Dukungan Penuh

Senin, 20 April 2026 - 16:09 WIB

Wabup Intan Dorong Kang Nong Tingkatkan Kompetensi untuk Majukan Pariwisata

Berita Terbaru