bantenraya.co | TANGERANG
Proyek rehabilitasi GOR Nambo Jaya Dinas Pemuda Olahraga ((Dispora) Kota Tangerang senilai Rp1,4 miliar menjadi sorotan setelah proses pengadaannya dibatalkan secara mendadak.
Namun yang menarik PT Cisadane Makmur Bersama (CMB) yang dibatalkan secara mendadak, tidak melakukan perlawanan alias bungkam seribu bahasa belum ada suaranya.
Hal tersebut menjadi sebuah tanda tanya besar, siapa dibalik layar PT CMB. Apa mungkin ada dugaan PT CMB titipan atau setingan Dispora.
“PT CMB ini kan di putuskan mendadak dan sudah pasti kerugianya sudah cukup besar, tapi anehnya kok tidak bersuara. Karena jelas-jelas Dispora yang telah melanggar proses administrasi,” kata anggota Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) Budiyanto.
Menurutnya, ada dugaan permainan mengarah korupsi kerugian APBD 2025- 2026.
“Prosesnya sudah salah dan pasti ada sesuatu yang tidak beres antara PT CMB dan Dispora,” ujarnya.
Selain rehabilitasi GOR, lanjutnya, ada beberapa proyek di Dispora yang juga diduga tumpang tindih. Salah satunya, ada proyek di tahun anggaran 2025 yang dikerjakan oleh dua perusahaan dengan angka fantastik tapi objeknya sama.
“Selain beberapa proses proyek GOR, ini juga akan kita laporkan ke aparat penegak hukum,” tegasnya.
Seperti diketahui papan informasi proyek telah terpasang di lokasi dan sebagian pekerjaan pembongkaran bangunan disebut sudah mulai dilakukan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek tersebut sebelumnya mencantumkan PT Cisadane Makmur Bersama sebagai pelaksana pekerjaan. Kondisi di lapangan kini memperlihatkan bangunan dalam keadaan setengah terbongkar dan belum ada aktivitas lanjutan. (Beb)








