bantenraya.co | TANGERANG
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Tangerang, Masturoh Sachrudin, menunjukkan dukungan nyata terhadap penguatan sektor usaha mikro dan industri kreatif dengan menghadiri pembukaan Pameran Usaha Mikro di Main Atrium Mall Ciputra Citra Raya, Selasa (28/04/2026).
Kehadiran tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) sekaligus Hari Kartini, yang tidak hanya bernilai seremonial, tetapi juga menjadi momentum strategis dalam memperkuat promosi produk lokal unggulan di bidang kriya dan fesyen.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pameran ini menjadi wadah penting bagi para pelaku usaha mikro dan perajin di Tangerang Raya untuk memperluas jejaring, memperkenalkan kualitas produk, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas wilayah.
Dalam sambutannya, Masturoh menegaskan bahwa sinergi antarwilayah menjadi kunci penting dalam mendorong pelaku UMKM agar mampu berkembang lebih kompetitif dan tidak hanya bertahan di pasar lokal.
“Kehadiran kami di sini merupakan wujud nyata sinergi dan kekompakan antarwilayah di Tangerang Raya. Kita memiliki visi yang sama dalam membina pelaku usaha mikro agar mereka tidak hanya jago kandang, tetapi memiliki daya saing yang setara dan mampu menembus standar pasar modern saat ini,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pembinaan UMKM saat ini tidak cukup hanya berfokus pada produksi, tetapi juga harus diarahkan pada peningkatan kualitas, inovasi, dan kesiapan menghadapi pasar yang semakin kompetitif.
Dalam kunjungannya ke berbagai stan pameran, Masturoh memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas produk yang ditampilkan, mulai dari kerajinan tangan hingga busana hasil karya desainer lokal.
Menurutnya, kreativitas para perajin lokal menunjukkan perkembangan yang sangat positif dan memiliki potensi besar untuk menembus pasar yang lebih luas.
“Setelah meninjau langsung berbagai stan pameran, saya sangat bangga melihat kualitas produk fesyen dan kerajinan tangan yang ditampilkan. Detail kriya yang dihasilkan para perajin kita menunjukkan bahwa kreativitas lokal sudah berada pada level yang sangat tinggi dan layak mendapatkan apresiasi luas dari masyarakat,” tambahnya.
Pameran ini juga dinilai memiliki nilai strategis dalam menjaga keberlanjutan budaya lokal melalui karya-karya kreatif yang relevan dengan perkembangan zaman.
“Melalui pameran ini, kita tidak hanya menggerakkan ekonomi, tetapi juga menjaga warisan budaya agar tetap relevan dan dicintai oleh lintas generasi,” pungkasnya.
Melalui dukungan aktif Dekranasda, Pemerintah Kota Tangerang terus mempertegas komitmennya dalam membangun ekosistem UMKM yang kuat, inovatif, dan berdaya saing tinggi.
Sinergi antara pembinaan ekonomi kreatif dan pelestarian budaya diharapkan mampu menjadikan produk kriya serta fesyen lokal Tangerang Raya semakin dikenal luas, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi para pelaku usaha mikro untuk naik kelas di pasar nasional. (wil/dam)







