Wilayahnya Dikepung Banjir dan Longsor, Walikota Tangsel Salahkan Intensitas Hujan

Minggu, 7 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi banjir.

Foto ilustrasi banjir.

bantenraya.co | TANGSEL

Sejak Jumat (5/1) hingga Minggu (7/1) wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) di guyur hujan dengan intensitas yang cukup tinggi. Sehingga wilayah yang dipimpin Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie ini dikepung banjir dan longsor.

Bang Ben begitu Ia biasa disapa langsung mengelar rapat darurat di selenggarakan di Rumah Dinas Wali Kota Tangsel yang berada di Jalan Sunburst, Kelurahan Lengkong Gudang, Kecamatan Serpong, Sabtu, 6 Januari 2024.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rapat Darurat dihadiri oleh beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diantaranya Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Kesehatan (Dinkes)

Baca Juga :  Laporkan Penyelewengan HET Gas LPG 3 Kg

Benyamin mengatakan, hujan dengan intensitas deras pada Jumat malam (5/1) menyebabkan 13 titik terendam banjir dan 5 kejadian longsor.

“Kejadiannya itu dari jam 20.00 WIB dan sudah berangsur surut. Sekarang ini relatif sudah mulai kering, artinya air mengalir,” kata Benyamin, Sabtu kemarin.

Untuk kejadian longsor, Benyamin menuturkan, hingga saat ini petugas gabungan dari TNI, BPBD, Satpol PP, dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Tangsel masih terus melakukan pembersihan di lokasi yang menghantam rumah warga.

“Paling parah longsor yang terjadi di Pocis Bakti Jaya, dampaknya terhadap 6 kepala keluarga,” ungkapnya.

Benyamin menyebut, banjir yang menggenangi sejumlah titik di Kota Tangsel disebabkan oleh intensitas hujan yang mengguyur dengan melebihi batas normal.

Baca Juga :  Pemkot Tangerang Dirikan Dapur Umum untuk Warga Terdampak Banjir

“Debit hujannya memang sangat besar yaitu 100 milimeter perdetik hujannya, diatas normal, kalau normalnya di kita itu 30 atau 50 milimeter per detik,” tukasnya.

Selain itu, lanjut Benyamin, penyebab lain terjadinya banjir dikarenakan banyak ditemukan rumah yang terbangun diatas lahan saluran air.

Beberapa penyebabnya antara lain terdapat bangunan-bangunan warga yang menyita badan drainase.
“Itu nanti akan ditangani oleh para Camat dan dinas teknis. Ada 11 bangunan yang kebanyakan di Perumahan Reni Jaya, akan segera kita tertibkan,” pungkasnya. (*)

Penulis : ard

Editor : dwi teguh

Berita Terkait

Raker Jadi Arah Baru KORPRI Tangerang
DPUPR Terunkan Kendaraan Vakum untuk Normalisasi Drainase
Langkah Cepat Pemkot, Normalisasi Drainase Digenjot dengan Teknologi Vakum
Layanan Aduan Diperkuat, Diskominfo Gelar Rakor
DPRD Dorong Urban Farming di Kota Tangerang Solusi Ketahanan Pangan dan Stabilitas Harga
DPRD Tangsel Dorong Penanganan Drainase dan Mitigasi Jangka Panjang
Sekolah Baru untuk Generasi Muda, SMPN 26 Mulai Dibangun
Perumda Tirta Benteng Dorong Transformasi Digital untuk Tingkatkan Layanan Air Minum
Berita ini 144 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 13:43 WIB

Raker Jadi Arah Baru KORPRI Tangerang

Jumat, 17 April 2026 - 13:41 WIB

DPUPR Terunkan Kendaraan Vakum untuk Normalisasi Drainase

Jumat, 17 April 2026 - 11:23 WIB

Langkah Cepat Pemkot, Normalisasi Drainase Digenjot dengan Teknologi Vakum

Kamis, 16 April 2026 - 15:44 WIB

Layanan Aduan Diperkuat, Diskominfo Gelar Rakor

Kamis, 16 April 2026 - 15:20 WIB

DPRD Dorong Urban Farming di Kota Tangerang Solusi Ketahanan Pangan dan Stabilitas Harga

Berita Terbaru

headline

SDN Daan Mogot 3 Matangkan Persiapan TKA Gelombang Pertama

Jumat, 17 Apr 2026 - 14:38 WIB

headline

Polisi Bongkar Modus Oplosan LPG 3 Kg ke 12 Kg di Lebak

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:47 WIB

Budaya

Pemkab Lebak Matangkan Persiapan Seba Baduy 2026

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:45 WIB

headline

Raker Jadi Arah Baru KORPRI Tangerang

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:43 WIB

headline

DPUPR Terunkan Kendaraan Vakum untuk Normalisasi Drainase

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:41 WIB