Workshop TGC, Pemkot Tangerang Perkuat Kesiapsiagaan Kesehatan melalui Pendekatan ‘One Health’

Selasa, 2 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan menggelar Workshop Penguatan Tim Gerak Cepat (TGC) dalam investigasi wabah Avian Influenza atau flu burung. Kegiatan ini mengusung pendekatan Investigasi Wabah Terpadu (joint outbreak investigation) dengan prinsip One Health, yaitu upaya menyelaraskan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan secara berkelanjutan.

Acara yang diikuti oleh para anggota TGC Kota Tangerang dan TGC Provinsi Banten serta tim Zoonosi Kementerian Kesehatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman. Dalam sambutannya, Herman menegaskan bahwa penanganan penyakit seperti flu burung membutuhkan kolaborasi yang kuat dari berbagai sektor.

Baca Juga :  HUT Ke-79 TNI, Kodim 0506 Tangerang Gelar Khitanan Massal

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pendekatan One Health sangat penting untuk memutus rantai penularan. Mengendalikan Avian Influenza bukan hanya soal menemukan kasus, tetapi juga memastikan deteksi dini berjalan, informasi tersampaikan cepat, dan masyarakat mendapatkan edukasi yang tepat,” ujar Herman saat membuka kegiatan di Hotel Golden Tulip, Selasa (2/12/2025).

Ia juga menekankan bahwa respons wabah tidak dapat dilakukan oleh satu pihak. Diperlukan sinergi antara sektor kesehatan manusia dan hewan, rumah sakit, laboratorium, Puskesmas, Puskeswan, serta dukungan lembaga internasional dan pemerintah pusat maupun daerah.

“Workshop ini menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas TGC agar lebih profesional dan memiliki standar yang sama. Dengan komunikasi dan pelaporan yang terpadu, kolaborasi lintas sektor akan berjalan lebih efektif,” tambahnya.

Baca Juga :  Relokasi Pasar Anyar Digugat

Melalui penerapan prinsip One Health, TGC diharapkan mampu menjalankan respons sesuai protokol nasional dan rekomendasi internasional. Herman menegaskan bahwa kerja sama yang solid bukan hanya meningkatkan kesiapsiagaan, tetapi juga memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat di Kota Tangerang dan Provinsi Banten.

“Dengan kebersamaan dan komitmen semua pihak, kita membangun ketahanan kesehatan yang lebih kuat demi memberikan perlindungan terbaik bagi masyarakat,” tutup Herman. (Wil)

Berita Terkait

Solusi Anak Tak Diterima SD Negeri, Ini Pilihan Sekolah Swasta Gratis di Kota Tangerang
Sachrudin–Maryono Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Instruksikan Percepatan Penanganan di Lapangan
Cuaca Kota Tangerang Pekan Ini: Hujan Ringan Berpotensi Turun di Beberapa Hari
Pembangunan Sky Bridge Penghubung Stasiun Batuceper dan Terminal Poris Plawad Segera Direalisasikan
Perbaikan Infrastruktur Dikebut, Jalan Menuju RSUD Kota Tangerang Kembali Prima
Percepat Kinerja Pemerintahan, Maryono Dorong ASN Lebih Disiplin dan Responsif
Sachrudin Dorong Partisipasi Warga dan Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
8 Kunci T Disita, Maling Mobil Box Dibekuk
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 16:19 WIB

Solusi Anak Tak Diterima SD Negeri, Ini Pilihan Sekolah Swasta Gratis di Kota Tangerang

Senin, 15 Juni 2026 - 15:43 WIB

Sachrudin–Maryono Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Instruksikan Percepatan Penanganan di Lapangan

Senin, 15 Juni 2026 - 14:31 WIB

Cuaca Kota Tangerang Pekan Ini: Hujan Ringan Berpotensi Turun di Beberapa Hari

Senin, 15 Juni 2026 - 14:25 WIB

Pembangunan Sky Bridge Penghubung Stasiun Batuceper dan Terminal Poris Plawad Segera Direalisasikan

Senin, 15 Juni 2026 - 14:18 WIB

Perbaikan Infrastruktur Dikebut, Jalan Menuju RSUD Kota Tangerang Kembali Prima

Berita Terbaru