Relokasi Pasar Anyar Digugat

Selasa, 5 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TOLAK RELOKASI: Ratusan pedagang Pasar Anyar saat menggelar unjuk rasa menolak relokasi.

TOLAK RELOKASI: Ratusan pedagang Pasar Anyar saat menggelar unjuk rasa menolak relokasi.

bantenraya.co | TANGERANG

Revitalisasi Pasar Anyar Kota Tangerang terganjal lagi. Setelah sebelumnya sebagian besar pedagang menolak relokasi, kini keputusan relokasi oleh pengurus pasar digugat oleh Paguyuban Pedagang Pasar.

Pedagang menujuk Firma Hukum Kapriani & Rekan untuk mengajukan gugatan perdata ke Pengadilan Kota Tangerang. Gugatan telah teregister di PN Tangerang dengann nomor  PN.TNG-Q1122023O2D. Inti gugatan, relokasi pedagang dianggap tindakan melawan hukum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang menjadi tergugat dalam perkara ini adalah Pemkot Tangerang, PD Pasar, Dinas Perdagangan dan Industri dan turut tergugat adalah Kementerian PUPR

Baca Juga :  Bersama Radar Banten, Koran TR Terbaik Regional Jawa

Praktisi hukum Kota Tangerang, Akhwil, S.H., menyebut, gugatan itu adalah bentuk perlawanan hukum pedagang terhadap keputusan Pemkot Tangerang. Dasar adalah perjanjian sewa-menyewa yang belum mencapai akhir masa sewanya.

“Pedagang merasa perlu mengambil langkah hukum karena ketidakjelasan terkait relokasi dan masa depan mereka setelah revitalisasi,” kata Ahwil, Selasa (5/12).

Baca Juga :  Prabowo Siap Lanjutkan Program Jokowi, Optimis Indonesia jadi Negara Ekonomi Terbesar di Dunia

Akhwil menyebut, tanpa kesepakatan yang jelas antara pedagang dan Pemerintah Kota Tangerang mengenai relokasi, gesekan antara pedagang dan aparat bisa terjadi.

Pedagang merasa memiliki hak menolak relokasi karena masih menyewa sampai akhir 2026.

“Ikatan sewa-menyewa yang masih berlangsung hingga tahun 2026 tidak bisa diputus secara sepihak sesuai dengan Pasal 1381 KUH Perdata. Artinya, sewa-menyewa tidak dapat diakhiri dengan sembarangan,” sebut Ahwil. (*)

Penulis : red

Editor : dwi teguh budiana

Berita Terkait

Aktivis di 7 Kecamatan Dukung Helmy Halim Jadi Walikota Tangerang 2024
Davina Karamoy Dapat Peran Menantang
RSUD Kota Tangerang Terus Berinovasi dalam Peningkatan Layanan Kesehatan
2.000 Kendaraan Lakukan Uji Emisi Gratis
8 Partai KNPB Kota Tangerang Silaturrahmi ke Sachrudin
Diduga Sebar Black Campaign KNPI Tidak Netral, Dewan Amud Menyangkal
Pemkot Tangerang Gelar Pelatihan KIM Untuk Optimalisasi Media Sosial
Pemkot Tangerang Bersama MUI Gelar Pelatihan Penyembelihan Hewan Sesuai Syariat
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 14:42 WIB

Aktivis di 7 Kecamatan Dukung Helmy Halim Jadi Walikota Tangerang 2024

Rabu, 12 Juni 2024 - 14:38 WIB

Davina Karamoy Dapat Peran Menantang

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:59 WIB

RSUD Kota Tangerang Terus Berinovasi dalam Peningkatan Layanan Kesehatan

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:55 WIB

2.000 Kendaraan Lakukan Uji Emisi Gratis

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:48 WIB

8 Partai KNPB Kota Tangerang Silaturrahmi ke Sachrudin

Rabu, 12 Juni 2024 - 11:18 WIB

Diduga Sebar Black Campaign KNPI Tidak Netral, Dewan Amud Menyangkal

Selasa, 11 Juni 2024 - 10:11 WIB

Pemkot Tangerang Gelar Pelatihan KIM Untuk Optimalisasi Media Sosial

Selasa, 11 Juni 2024 - 09:47 WIB

Pemkot Tangerang Bersama MUI Gelar Pelatihan Penyembelihan Hewan Sesuai Syariat

Berita Terbaru

Pilkada 2024

Serahkan 233.302 Berkas Calon Perseorangan, Zul-Lerru Optimis Lolos

Sabtu, 15 Jun 2024 - 09:11 WIB

Kabupaten Tangerang

Sabet 138 Medali, Kontingen Kabupaten Tangerang Masuk Tiga Besar POPDA 2024

Jumat, 14 Jun 2024 - 13:14 WIB

Kabupaten Tangerang

Sekda : Pedagang Lama Dapat Prioritas Utama Lapak Pasar Mauk

Jumat, 14 Jun 2024 - 10:57 WIB

Hukum & Kriminal

Polisi Berhasil Ringkus Bandar Sabu di Dua Tempat

Jumat, 14 Jun 2024 - 10:17 WIB