600 Ribu Ton Beras Impor Masuk Indonesia

Kamis, 22 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTARAYA | Bantenraya.co

Sebanyak 600 ribu ton beras akan masuk Indonesia. Beras impor ini merupakan bagian dari kuota impor beras tahun 2024 sebanyak 2 juta ton.
Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, impor beras ini dilakukan untuk menutupi defisit produksi beras dalam negeri. Berdasarkan BPS, pada Januari dan Februari produksi beras dalam negeri kurang atau defisit 2,8 juta ton.
“Jadi pertanyaannya sama, bulan Januari puncaknya kalau kita lihat produksi konsumsi ada selisih 2,8 juta. Tetapi pak Dirut Bulog sudah menyiapkan jauh jauh hari. Stok Bulog saat ini 1,4 juta ton. Ada transit (proses masuk beras impor) 600 ribu ton. Akan terus masuk (impor), keluar (disalurkan ke masyarakat), masuk, keluar,” ujar Arief ditemui Gudang Bulog Batangase, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Kamis (22/2).
Beras impor inilah yang akan digunakan untuk penyaluran bantuan pangan dan intervensi harga melalui stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP).
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi mengatakan saat ini stok yang dimiliki Bulog baik yang akan disalurkan menjadi bantuan pangan dan SPHP, seluruhnya adalah beras impor. Hal ini juga termasuk stok yang ada di sentra produksi padi Sulawesi Selatan.
“Sulawesi Selatan ini sentra produksi beras Indonesia, memasok ke daerah-daerah lain. Tapi, sekarang yang ada di Bulog di Sulawesi Selatan, yang dibagikan ini semua adalah beras impor. Itu menunjukkan produksi Sulawesi Selatan sedang jelek, panennya terlambat,” terang dia.
Sebelumnya, Bayu pernah menjelaskan ada sebanyak 1 juta ton beras yang akan masuk di 2024. Angka itu merupakan gabungan impor yang sudah masuk awal tahun sebanyak 540 ribu ton yang merupakan sisa impor 2023 dan 500 ribu ton kuota impor tahun 2024.
“Desember Bulog melakukan lelang 540 ribu, hampir semuanya sudah masuk. Mungkin masih ada kurang lebih 100.000 atau 120.000 dalam perjalanan atau bongkar,” katanya Selasa (13/2).
“Kemarin Bulog melakukan lelang lagi 500.000 dan itu akan masuk perlahan-lahan Februari dan seterusnya. Yang akan masuk dari 540 ribu carry over dan 500 ribu kuota tahun ini,” tuturnya.
Dengan demikian sisa kuota impor di tahun ini yakni 1,5 juta ton. Sebagai informasi, kuota impor beras 2024 sebanyak 2 juta ton. (jr)

Baca Juga :  Topang Negeri Indonesia Resmi Lahir, Awali Langkah dengan Kegiatan Sosial

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Puluhan Pedagang Emas Pasar Anyar Daftar Relokasi

Berita Terkait

Nilai Ekspor Kota Tangerang Terus Tumbuh, Capai USD 2,9 Miliar dalam Enam Bulan
Pelatihan Keterampilan PPKS Jadi Langkah Pemkot Tangerang Wujudkan Kemandirian Ekonomi
Tutup Semester I 2026, Kota Tangerang Berhasil Kendalikan Inflasi di Angka 2,36 Persen
APEKSI 2026 Jadi Panggung Promosi, Majalah LIVE Kota Tangerang Dilirik Peserta dari Berbagai Daerah
UMKM Kota Tangerang Tampil di ICE 2026, Sachrudin Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global
DPAD Kota Tangerang Dorong Literasi Kreatif Lewat Pelatihan Decoupage Berbasis Praktik
Exciting Banten 2026 Angkat UMKM dan Pariwisata
Kinerja PT TNG Makin Positif, Sachrudin–Maryono Dorong Ekspansi Bisnis Beri Manfaat bagi Kota Tangerang
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:43 WIB

Nilai Ekspor Kota Tangerang Terus Tumbuh, Capai USD 2,9 Miliar dalam Enam Bulan

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:10 WIB

Pelatihan Keterampilan PPKS Jadi Langkah Pemkot Tangerang Wujudkan Kemandirian Ekonomi

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:46 WIB

Tutup Semester I 2026, Kota Tangerang Berhasil Kendalikan Inflasi di Angka 2,36 Persen

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:40 WIB

APEKSI 2026 Jadi Panggung Promosi, Majalah LIVE Kota Tangerang Dilirik Peserta dari Berbagai Daerah

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:08 WIB

UMKM Kota Tangerang Tampil di ICE 2026, Sachrudin Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global

Berita Terbaru

Kabupaten Tangerang

Sah, Wabup Intan Buka Progam Isbat Nikah Terpadu 1.000 Pasangan

Jumat, 17 Jul 2026 - 15:52 WIB