KLHK Hentikan Operasi Insinerator Tak Berizin Milik PT Mayora

Kamis, 14 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAK BERIZIN: Dua unit fasilitas insinerator milik PT Mayora Indah di wilayah Batuceper Kota Tangerang dihentikan operasionalnya lantaran tak berizin.

TAK BERIZIN: Dua unit fasilitas insinerator milik PT Mayora Indah di wilayah Batuceper Kota Tangerang dihentikan operasionalnya lantaran tak berizin.

bantenraya.co | TANGERANG

Satuan Tugas Penanganan dan Pengendalian Pencemaran Udara Wilayah Jabodetabek menghentikan pengoperasian insinerator dalam menindaklanjuti laporan terkait dugaan pencemaran udara melalui cerobong industri milik PT Mayora Indah Tbk yang berlokasi di Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.

Hal ini tertuang dalam siaran pers KLHK kepada media Kamis (14/9/2023).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) yang juga Ketua Satgas Pengendalian Pencemaran Udara Wilayah Jabodetabek, Rasio Ridho Sani, menjelaskan, satgas telah melakukan verifikasi pengaduan ke lokasi PT Mayora Indah Tbk.

” Satgas menemukan PT MI mengoperasikan 2 (dua) unit insinerator yang digunakan untuk membakar bahan dan produk reject dan tidak terlingkup dalam dokumen lingkungan serta tidak memiliki Persetujuan Teknis dan Surat Kelayakan Operasional Pemenuhan Baku Mutu Emisi,” jelas Rasio

Baca Juga :  Heboh! Tiang Gawang Stadion Persikota Roboh saat Laga Berlangsung

Untuk menghentikan dampak serius terhadap lingkungan, Satgas KLHK melakukan penghentian dengan melakukan pemasangan garis PPLH serta pemasangan papan/plang ‘Peringatan Larangan Kegiatan Apapun Terhadap Fasilitas Tersebut’.

Atas pelanggaran ini, dia mengatakan KLHK akan segera mengambil langkah hukum secara tegas terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh PT Mayora Indah Tbk.

Dia juga menegaskan bahwa akan segera dikenakan sanksi administrasi paksaan pemerintah berupa penghentian kegiatan.

“Kami juga sudah meminta pengawas untuk mendalami lebih lanjut apabila ada indikasi pidana untuk segera berkoordinasi dengan penyidik dan kuasa hukum untuk upaya penegakan hukum pidana dan perdata,” jelasnya.

Baca Juga :  Bang Ben: ASN yang Terlibat Diberhentikan Sementara

Sebagaimana dalam aturan yang tertuang bahwa perusahaan yang terindikasi melakukan pencemaran udara atau melewati baku mutu udara sebagaimana tercantum pada Pasal 98 ayat 1 UU 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup diancam pidana penjara 10 tahun dan denda 10 miliar rupiah.

“Sebagai perusahaan publik di tengah permasalahan buruknya kualitas udara di Jabodetabek ini, seharusnya PT MI harus bertanggung jawab untuk mengendalikan udara emisi, bukan membiarkan kegiatannya menimbulkan asap hitam yang dapat mencemari udara dan mengganggu kesehatan masyarakat,” tutupnya. (*)

Penulis : Arw

Editor : Dwi Teguh

Berita Terkait

Nikmati Libur Panjang di Kota Tangerang, Tapi Tetap Siaga Perubahan Cuaca
Cari Pekerjaan Lebih Mudah, Ini Update Loker Terbaru di Kota Tangerang
Pemkot Tangerang Dorong Pendidikan Setara Lewat Peluncuran Aplikasi CISADANE
Pemkot Tangerang Kenalkan Inovasi Pendidikan Baru pada Pembukaan O2SN
Perbaikan Jalan Raya Perancis Dikebut untuk Dukung Kelancaran Aktivitas Bandara
Program Kurban TJSL Jadi Momentum Perluas Kepedulian Sosial di Kota Tangerang
Libur Panjang Makin Asyik, Yuk Jelajahi Destinasi Wisata di Kota Tangerang
DPAD Kota Tangerang Perkuat Layanan Inklusif Melalui Program Durian dan Dongeng Edukatif
Berita ini 540 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 17:07 WIB

Nikmati Libur Panjang di Kota Tangerang, Tapi Tetap Siaga Perubahan Cuaca

Senin, 25 Mei 2026 - 16:38 WIB

Cari Pekerjaan Lebih Mudah, Ini Update Loker Terbaru di Kota Tangerang

Senin, 25 Mei 2026 - 16:32 WIB

Pemkot Tangerang Dorong Pendidikan Setara Lewat Peluncuran Aplikasi CISADANE

Senin, 25 Mei 2026 - 16:29 WIB

Pemkot Tangerang Kenalkan Inovasi Pendidikan Baru pada Pembukaan O2SN

Senin, 25 Mei 2026 - 16:25 WIB

Perbaikan Jalan Raya Perancis Dikebut untuk Dukung Kelancaran Aktivitas Bandara

Berita Terbaru