bantenraya.co | TANGERANG
Peringatan Hari Bakti Imigrasi ke-76 menjadi momentum penguatan kolaborasi antara Pemerintah Kota Tangerang dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Wali Kota Tangerang H. Sachrudin mengapresiasi hibah 20.000 bibit kelapa genjah hibrida dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Ia menilai langkah tersebut menunjukkan kepedulian nyata terhadap lingkungan di tengah ancaman perubahan iklim.
Sachrudin menyampaikan apresiasi itu saat menghadiri kegiatan bakti sosial, donor darah, serta penyerahan bibit kelapa dalam rangka Hari Bakti Imigrasi ke-76. Kegiatan tersebut berlangsung di Kampus Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin), Tangerang, Selasa (20/1/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Sachrudin, peringatan Hari Bakti Imigrasi ke-76 tidak hanya berfokus pada tugas administratif. Ia menilai kegiatan tersebut juga menyentuh langsung kebutuhan sosial dan lingkungan masyarakat.
“Pemerintah Kota Tangerang mendukung penuh kolaborasi ini. Pengabdian kepada negara tidak hanya melalui regulasi, tetapi juga melalui empati dan kepedulian sosial,” ujar H. Sachrudin.
Selain itu, Sachrudin bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Agus Andrianto melakukan penanaman simbolis bibit kelapa. Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan ucapan selamat Hari Bakti Imigrasi ke-76 kepada seluruh jajaran Imigrasi.
“Penanaman bibit kelapa ini memiliki nilai ekologis yang penting. Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga lingkungan,” katanya.
Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Agus Andrianto menjelaskan bahwa pihaknya mengarahkan peringatan Hari Bakti Imigrasi ke-76 pada kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kami memanfaatkan anggaran untuk bakti sosial, donor darah, dan penyerahan bibit pohon. Kami ingin masyarakat merasakan langsung manfaat kegiatan ini,” ujar Agus Andrianto.
Kegiatan penanaman bibit kelapa ini juga sejalan dengan program Pemerintah Kota Tangerang dalam memperluas ruang hijau dan meningkatkan ketahanan lingkungan. Pemerintah daerah menilai, penanaman pohon produktif seperti kelapa dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik secara ekologis maupun ekonomi bagi masyarakat sekitar. Selain itu, kolaborasi lintas kementerian dan pemerintah daerah diharapkan dapat terus berlanjut dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan di Kota Tangerang.(Wil)





