Program Gampang Sembako Dorong Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,20 Persen di 2025

Jumat, 23 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantenraya.co | TANGERANG

Program Gampang Sembako yang digagas Pemerintah Kota Tangerang terbukti memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sepanjang tahun 2025.

Berdasarkan data terbaru, laju pertumbuhan ekonomi Kota Tangerang meningkat dari 5,04 persen pada 2024 menjadi 5,20 persen pada 2025, seiring dengan penurunan tingkat kemiskinan dari 5,43 persen menjadi 5,19 persen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Asisten Daerah (Asda) 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang Ruta Ireng Wicaksono mengatakan, capaian tersebut tidak terlepas dari pelaksanaan Program Gampang Pangan Murah yang digelar di 13 kecamatan se-Kota Tangerang.

Baca Juga :  Bupati : Mutasi ASN Hal Biasa, Siap Ditempatkan Dimana Saja

”Program ini bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di tengah dinamika ekonomi nasional,” tutur Ruta, Kamis (22/1/26).

Selain menyediakan akses pangan murah, Pemerintah Kota Tangerang juga mendorong penguatan ketahanan pangan melalui gerakan urban farming yang melibatkan 76 Kelompok Wanita Tani (KWT) dan 39 Kelompok Pemberdayaan Ikan.

”Sepanjang 2025, program urban farming tersebut berhasil menghasilkan berbagai komoditas pangan, antara lain 100.920 polybag tanaman cabai, tomat, dan terong, 352.717 ekor ikan nila dan lele, 11.147 polybag tanaman obat keluarga (TOGA), serta 45 ekor hewan ternak kambing dan domba,” ungkap Ruta.

Baca Juga :  Wabup Intan Dorong Orang Tua Terapkan Pola Parenting yang Baik dan Menyenangkan Bagi Anak

Di sektor pertanian, Kota Tangerang memiliki 11 Kelompok Tani (Poktan) yang terdiri dari 7 Poktan tanaman pangan dan 4 Poktan hortikultura. Tujuh Poktan tanaman pangan tercatat mengelola 98 hektare lahan sawah padi dan selama tahun 2025 mampu memproduksi 846 ton beras.

”Sementara itu, Poktan hortikultura menghasilkan 4,7 ton cabai besar dan 4,9 ton bawang merah. Kedepan, program ini akan terus dikembangkan agar manfaatnya semakin luas dan dirasakan langsung oleh masyarakat Kota Tangerang,” pungkasnya. (wil/dam)

 

Berita Terkait

Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan
Semangat Kartini Hidup di Apel Senin, ASN Perempuan Tangerang Tampil Inspiratif
Wabup Intan Dorong Kang Nong Tingkatkan Kompetensi untuk Majukan Pariwisata
Gubernur Apresiasi PERSI Banten Atas Dukungan Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Satpol PP Turun Tangan, Miras dan Prostitusi Ditertibkan di Pasar Induk Tanah Tinggi
Suasana Hangat Halalbihalal, Maryono Apresiasi Dedikasi Purnawirawan
DPMPT SP Mempermudah Pembuatan NIB Pasar Anyar Jadi Pusat Pemantauan Harga dan Layanan Usaha
Dari Benteng Reborn, Mimpi Juara Sepak Bola Banten Jadi Nyata
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:36 WIB

Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan

Senin, 20 April 2026 - 18:47 WIB

Semangat Kartini Hidup di Apel Senin, ASN Perempuan Tangerang Tampil Inspiratif

Senin, 20 April 2026 - 16:09 WIB

Wabup Intan Dorong Kang Nong Tingkatkan Kompetensi untuk Majukan Pariwisata

Senin, 20 April 2026 - 16:03 WIB

Gubernur Apresiasi PERSI Banten Atas Dukungan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Senin, 20 April 2026 - 14:11 WIB

Satpol PP Turun Tangan, Miras dan Prostitusi Ditertibkan di Pasar Induk Tanah Tinggi

Berita Terbaru