bantenraya.co | TANGERANG
Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang menggelar seminar kesehatan bertema “Saling Menjaga dan Saling Menguatkan” sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental perempuan, khususnya bagi ibu hamil. Kegiatan yang berlangsung di Istana Nelayan, Kota Tangerang, Senin (27/4/26), ini diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai unsur masyarakat, organisasi perempuan, serta komunitas terkait.
Seminar ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinkes Kota Tangerang, Tim Penggerak PKK Kota Tangerang, dan Yayasan Harapan Indonesia melalui program Her Ways yang didukung oleh Kimberley Clark. Melalui sinergi tersebut, Pemerintah Kota Tangerang ingin menghadirkan ruang edukasi sekaligus dukungan nyata bagi perempuan agar semakin peduli terhadap kesehatan fisik maupun mentalnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua TP PKK Kota Tangerang, Masturoh Sachrudin, menegaskan bahwa perempuan masa kini memiliki peran strategis sebagai penerus semangat perjuangan Kartini, bukan hanya dalam keluarga tetapi juga dalam membangun masyarakat yang sehat dan kuat.
“Sebagai Kartini masa kini, perempuan harus kuat dan penuh semangat dalam mendukung keluarga. Kita melanjutkan perjuangan perempuan terdahulu dengan saling menguatkan dan menjaga satu sama lain,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, menjelaskan bahwa kesehatan mental perempuan merupakan fondasi penting dalam menciptakan keluarga yang sehat dan generasi masa depan yang berkualitas.
“Perempuan memiliki peran luar biasa dalam menciptakan generasi masa depan yang sehat. Semua itu berawal dari perempuan yang sehat, baik secara fisik maupun mental,” jelas dr. Dini.
Ia juga menyoroti bahwa masih banyak perempuan yang cenderung lebih fokus pada kebutuhan keluarga dan lingkungan sekitar, namun sering mengesampingkan kesehatan mental pribadi. Padahal, keseimbangan psikologis perempuan sangat berpengaruh terhadap kualitas pengasuhan, kesehatan ibu hamil, hingga tumbuh kembang anak.
Sebagai bentuk komitmen nyata, Dinkes Kota Tangerang terus mendorong pemanfaatan layanan konsultasi kesehatan mental yang kini telah tersedia di seluruh 39 puskesmas di Kota Tangerang.
“Seluruh puskesmas di Kota Tangerang kini telah menyediakan layanan konsultasi kesehatan mental dengan tenaga terlatih. Ini menjadi langkah konkret kami dalam menekan angka kematian ibu dan bayi, sekaligus meningkatkan kualitas hidup perempuan,” tutupnya.
Melalui seminar ini, Pemerintah Kota Tangerang berharap perempuan semakin menyadari bahwa menjaga kesehatan mental bukanlah bentuk kelemahan, melainkan investasi penting dalam membangun keluarga yang harmonis, sehat, dan tangguh. Semangat Hari Kartini pun diwujudkan bukan hanya melalui penghormatan sejarah, tetapi juga lewat langkah nyata memperkuat perempuan Indonesia dari sisi kesehatan dan kesejahteraan. (wil/dam)







