MA Yabika Jambe, Perkuat Kemandirian dengan Lifeskill

Jumat, 9 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGERANG

Madrasah Aliyah (MA) Yabika, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, terus mengembangkan model pendidikan Islam yang sesuai tantangan zaman.

Selain konsisten menanamkan nilai intelektual, emosional dan spiritual, MA Yabika Jambe juga memperkuat pembekalan keterampilan hidup, kewirausahaan, dan literasi akademik bagi peserta didik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pendekatan ini dilakukan sebagai upaya menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik dan religius, tetapi juga mandiri, kritis, dan siap berkontribusi di tengah perubahan sosial dan teknologi yang semakin cepat.

Kepala MA Yabika Jambe, Ahmad Faozi, S.Pd.I, mengatakan, pendidikan madrasah saat ini dituntut untuk menjawab kebutuhan riil peserta didik, tanpa kehilangan nilai-nilai dasar Islam.

“MA Yabika Jambe berupaya menyiapkan siswa cerdas secara intelektual, matang secara emosional, dan kuat secara spiritual. Mereka juga dibekali keterampilan dan budaya literasi, agar siap menghadapi tantangan pendidikan tinggi maupun dunia kerja,” ujarnya.

Kata Faozi, spiritualitas sebagai fondasi pendidikan dalam aspek kecerdasan spiritual, MA Yabika Jambe tetap menempatkan pembiasaan ibadah sebagai fondasi utama pendidikan.

Program tahsin dan tahfiz Alquran dilaksanakan secara berkelanjutan, untuk memperkuat kemampuan membaca dan menghafalnya, sekaligus membentuk karakter dan akhlakul karimah peserta didik.

Selain itu, siswa MA Yabika juga dibekali dengan kompetensi memimpin doa dan tahlil, sebagai bagian dari penguatan peran sosial-keagamaan.

Menurut Faozi, pembekalan ini dinilai penting. Tujuannya, lulusan madrasah mampu berkontribusi aktif dalam kehidupan keagamaan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Helmy Ingin Bangun Al-Qur’an Center Internasional

“Kami ingin siswa tidak hanya baik secara personal, tetapi juga siap berkhidmat dan hadir di tengah masyarakat dengan peran yang nyata,” ucap Faozi.

Kewirausahaan dan keterampilan hidup
untuk mengembangkan kemandirian dan kecerdasan intelektual terapan, MA Yabika mulai mengembangkan program entrepreneurship bagi siswa.

Salah satu bentuknya pelatihan menjahit, dirancang sebagai bekal keterampilan produktif dan peluang usaha sederhana bagi peserta didik.

Ke depan, MA Yabika Jambe berencana menjalin kerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK), untuk pengembangan berbagai bidang keterampilan lainnya, sesuai dengan potensi dan minat siswa.

Ketua Yayasan YABIKA, Hj. ST. Izzatul Yazidah, M.Pd, menegaskan, pendidikan Islam harus menyentuh aspek iman, ilmu, dan keterampilan secara seimbang.

“Kami ingin lulusan Yabika Jambe memiliki akidah yang kuat, akhlak yang baik, serta keterampilan yang membuat mereka mandiri dan bermartabat,” ujarnya.

Menumbuhkan budaya literasi dan akademik siswa selain keterampilan praktis, MA Yabika Jambe juga mendorong penguatan budaya literasi dan kemampuan akademik siswa.

Salah satu program unggulannya adalah pembimbingan penulisan karya tulis ilmiah (KTI) bagi siswa kelas XII.

Dalam program ini, siswa dibimbing secara sistematis mulai dari penentuan tema, penyusunan proposal, teknik penulisan ilmiah, hingga penyajian hasil penelitian.

Karya tulis yang telah disusun kemudian dipresentasikan dan disidangkan di hadapan tim penguji, layaknya ujian karya ilmiah di jenjang pendidikan tinggi.

Baca Juga :  Maju Simamora Kenang Perjuangan Sahabat yang Kini Jadi Doktor

“Melalui karya tulis ilmiah, kami ingin melatih daya pikir kritis, kemampuan meneliti, serta keberanian siswa dalam menyampaikan gagasan secara ilmiah dan bertanggung jawab,” jelas ST. Azzijah.

Program ini diharapkan dapat menjadi bekal penting bagi siswa yang melanjutkan ke universitas, sekaligus menumbuhkan tradisi akademik dan literasi di lingkungan madrasah.

Literasi Digital dan Forum Anak Digital Tangerang Merespons tantangan era digital, MA Yabika juga memberi perhatian serius pada literasi digital dan pembentukan karakter di ruang siber.

Pada Januari 2026, MA Yabika dijadwalkan menggelar seminar interaktif tentang internet sehat bagi pelajar, bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika serta Polresta Tangerang.

Kegiatan ini akan melibatkan perwakilan siswa SMP dan MTs dari wilayah Jambe dan Tigaraksa, sebagai upaya edukasi bersama terkait etika bermedia sosial, keamanan digital, dan pemanfaatan teknologi secara positif.

Dalam kesempatan tersebut, MA Yabika juga akan menginisiasi pembentukan Forum Anak Digital Tangerang, sebuah wadah bagi pelajar untuk mengembangkan kreativitas digital sekaligus mengangkat potensi daerah melalui media sosial secara bertanggung jawab.

“Forum ini diharapkan menjadi ruang pembinaan anak-anak agar cakap digital, beretika, dan mampu mempromosikan potensi wilayahnya dengan cara yang positif,” kata Izzatul. (*)

Penulis : Den

Editor : Mas

Berita Terkait

Dinas Pendidikan Kota Tangerang Tetapkan Zonasi Domisili untuk SPMB 2026
Semangat Wisuda Tahfidz, Generasi Muda Diajak Dekat dengan Al-Qur’an
Pembukaan STQ Kecamatan Cibodas Berlangsung Semarak
Dari Ciledug untuk Indonesia, Tim Robotik SMP Ini Raih Prestasi Nasional
Tinawati Andra Soni Ajak Bunda PAUD Kabupaten/Kota Komitmen Wujudkan Wajib Belajar Prasekolah
Kabupaten Tangerang Jadi Contoh Nasional Pengawasan Pemilu
Sinergi PWI dan Dindik Kota Tangerang: Hadapi Wartawan Tidak Profesional & Kuatkan Literasi Media
Rapat Kewilayahan Jadi Momentum Percepat Perbaikan Infrastruktur Kota
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:19 WIB

Dinas Pendidikan Kota Tangerang Tetapkan Zonasi Domisili untuk SPMB 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:29 WIB

Semangat Wisuda Tahfidz, Generasi Muda Diajak Dekat dengan Al-Qur’an

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:02 WIB

Pembukaan STQ Kecamatan Cibodas Berlangsung Semarak

Senin, 18 Mei 2026 - 14:34 WIB

Dari Ciledug untuk Indonesia, Tim Robotik SMP Ini Raih Prestasi Nasional

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:40 WIB

Tinawati Andra Soni Ajak Bunda PAUD Kabupaten/Kota Komitmen Wujudkan Wajib Belajar Prasekolah

Berita Terbaru