Larang Warung Madura Buka 24 Jam, Matikan Pedagang Kecil

Selasa, 30 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. Hamdani, SE., MM., M.Pd., M.Ak, Dekan FEB Universitas Muhammadiyah Tangerang.

Dr. Hamdani, SE., MM., M.Pd., M.Ak, Dekan FEB Universitas Muhammadiyah Tangerang.

bantenraya.co | TANGERANG

 

Permasalahan warung Madura buka selama 24 jam menarik perhatian masyarakat Tangerang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengamat sekaligus pelaku ekonomi Tangerang Hamdani, menanggapi imbauan Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM), yang meminta warung-warung Madura mengikuti aturan jam operasional yang ditetapkan oleh pemerintah daerah (pemda), yakni tak beroperasi 24 jam.

Menurut Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), jika membandingkan antara warung Madura dan korporasi ritel modern bagaikan langit dan bumi.

Baca Juga :  Politik Sengkuni: Antara Pengkhianatan dan Momentum

Menurutnya ketakutan kedua perusahaan ritel terbesar di Indonesia tersebut tidak bedasar. Mengingat konsep warung Madura yang buka 24 jam karena untuk memenuhi kebutuhan masyarakat kecil.

“Aturan pembatasan jam operasional warung Madura hanya akan mempersempit ruang gerak dan peluang pelaku usaha warung kecil untuk mengais rezeki,” tegas peraih gelar doktor di Universitas Trisakti, Selasa (30/04/2024).

Selain itu, harga warung Madura yang terkenal murah merupakan salah satu strategi pasar dalam memikat hati konsumen. Sehingga perputaran keuangan mereka terus berputar.

Baca Juga :  Ekonomi Nasional Diproyeksikan Tumbuh 5,5 Persen pada 2026

Perputaran ekonomi dari hasil penjualan warung Madura mendorong upaya peningkatan ekonomi daerah, berbeda dengan retail modern justru akan dinikmati sebagian kecil saja.

“Penjualan di warung Madura sampai tengah malam, itu merupakan upaya mendorong perekonomian di daerah tersebut,” ucap penggagas Batik Balaraja.

Untuk itu, Hamdani meminta pemerintah bisa lebih mengedepankan aspek hati nurani dan pikiran yang jernih, serta menyediakan iklim usaha yang bersahabat bagi para pelaku usaha kecil agar mereka bisa berkembang. (*)

Penulis : mas

Editor : dwi teguh

Berita Terkait

Harkonas 2026,Perumdam Tirta Benteng berikan Program Gratis.
Wali Kota Harap Pemkot dan Persatuan Guru Republik Indonesia Solid
UMKM Tangerang Makin Tertata, 122 Ribu Pelaku Usaha Kantongi NIB
Benyamin Davnie: Pelayanan Prima Dimulai dari ASN yang Berintegritas
Butuh Bantuan? UPTD PPA Tangerang Siap Dampingi dari Konseling hingga Hukum
Dari Belajar hingga Terlindungi, Perempuan Tangerang Dapat Dukungan Penuh
Semangat Kartini Hidup di Apel Senin, ASN Perempuan Tangerang Tampil Inspiratif
IKKM Jadi Pengikat Persatuan Wagub Ajak Dukung Pembangunan Banten
Berita ini 189 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 10:26 WIB

Harkonas 2026,Perumdam Tirta Benteng berikan Program Gratis.

Senin, 20 April 2026 - 19:19 WIB

Wali Kota Harap Pemkot dan Persatuan Guru Republik Indonesia Solid

Senin, 20 April 2026 - 19:13 WIB

UMKM Tangerang Makin Tertata, 122 Ribu Pelaku Usaha Kantongi NIB

Senin, 20 April 2026 - 19:09 WIB

Benyamin Davnie: Pelayanan Prima Dimulai dari ASN yang Berintegritas

Senin, 20 April 2026 - 19:01 WIB

Butuh Bantuan? UPTD PPA Tangerang Siap Dampingi dari Konseling hingga Hukum

Berita Terbaru

headline

Harkonas 2026,Perumdam Tirta Benteng berikan Program Gratis.

Selasa, 21 Apr 2026 - 10:26 WIB