Anak Terkena Campak? Ini Panduan Perawatan di Rumah dari Dinkes Tangerang

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGERANG

Dinas Kesehatan Kota Tangerang mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap Campak yang dapat menyebar dengan cepat, terutama melalui percikan air liur saat penderita batuk atau bersin.

Sebagai langkah edukasi, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dini Anggraeni, membagikan panduan perawatan bagi pasien campak yang menjalani pemulihan di rumah. Upaya ini dinilai penting untuk mempercepat penyembuhan sekaligus menekan risiko penularan di lingkungan sekitar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, campak umumnya ditandai dengan gejala seperti demam, batuk, pilek, mata merah, serta munculnya ruam pada kulit. Meski sebagian besar kasus dapat ditangani secara mandiri di rumah, penanganan yang tepat tetap diperlukan guna mencegah komplikasi.

Baca Juga :  Pj Bupati Resmikan Festival Bonsai Tangerang

“Perawatan yang baik akan sangat membantu proses pemulihan pasien, sekaligus mengurangi risiko penularan kepada anggota keluarga lainnya,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk segera membawa pasien ke fasilitas kesehatan apabila muncul gejala berat, seperti sesak napas, kejang, demam tinggi yang tidak kunjung turun, atau kondisi yang semakin memburuk.

Selain pengobatan, pencegahan melalui imunisasi menjadi langkah paling efektif untuk melindungi diri dari penyakit ini. Dinas Kesehatan pun terus mendorong masyarakat untuk memastikan imunisasi anak terpenuhi sesuai jadwal.

Baca Juga :  Indeks Inflasi Kota Tangerang di Angka 2,34 Persen, Menjelang Natal dan Tahun Baru

Adapun beberapa langkah perawatan campak di rumah yang dianjurkan antara lain:

  • Memperbanyak konsumsi cairan seperti air putih, sup, atau jus buah untuk mencegah dehidrasi
  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang guna meningkatkan daya tahan tubuh
  • Memberikan vitamin A sesuai anjuran tenaga kesehatan untuk mengurangi risiko komplikasi
  • Istirahat yang cukup agar tubuh dapat melawan infeksi secara optimal
  • Melakukan isolasi mandiri dengan menghindari kontak langsung dengan orang lain

Melalui edukasi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami cara penanganan campak secara tepat, sekaligus berperan aktif dalam mencegah penyebaran penyakit di lingkungan sekitar. (will/dam)

Berita Terkait

Demi Kenyamanan Warga, Jalan Raya Bayur Diperbaiki Lebih Cepat
Hotel Santika Premiere Bintaro Hadirkan “aMAYzing Room Package”, Staycation Nyaman dengan Sentuhan Perawatan Eksklusif
Dari Tangerang untuk Aceh: Renovasi Tiga Masjid Pascabencana Jadi Simbol Solidaritas dan Harapan
Dari Majelis Taklim, Maryono Ajak Warga Perkuat Kepedulian dan Kebersamaan
Dari Pelatihan ke Pengabdian, PPPK Diajak Jadi Aparatur Bermental Tangguh
Bela Negara Tak Hanya di Medan, PPPK Diminta Total Layani Warga
Semangat Anak Muda Karawaci Antar Raih Juara Karang Taruna
Antisipasi Lebih Cepat, Pos Pantau Cisadane Kini Terintegrasi
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:03 WIB

Demi Kenyamanan Warga, Jalan Raya Bayur Diperbaiki Lebih Cepat

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:37 WIB

Hotel Santika Premiere Bintaro Hadirkan “aMAYzing Room Package”, Staycation Nyaman dengan Sentuhan Perawatan Eksklusif

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:44 WIB

Dari Tangerang untuk Aceh: Renovasi Tiga Masjid Pascabencana Jadi Simbol Solidaritas dan Harapan

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:40 WIB

Dari Majelis Taklim, Maryono Ajak Warga Perkuat Kepedulian dan Kebersamaan

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:37 WIB

Dari Pelatihan ke Pengabdian, PPPK Diajak Jadi Aparatur Bermental Tangguh

Berita Terbaru