Anak Terkena Campak? Ini Panduan Perawatan di Rumah dari Dinkes Tangerang

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGERANG

Dinas Kesehatan Kota Tangerang mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap Campak yang dapat menyebar dengan cepat, terutama melalui percikan air liur saat penderita batuk atau bersin.

Sebagai langkah edukasi, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dini Anggraeni, membagikan panduan perawatan bagi pasien campak yang menjalani pemulihan di rumah. Upaya ini dinilai penting untuk mempercepat penyembuhan sekaligus menekan risiko penularan di lingkungan sekitar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, campak umumnya ditandai dengan gejala seperti demam, batuk, pilek, mata merah, serta munculnya ruam pada kulit. Meski sebagian besar kasus dapat ditangani secara mandiri di rumah, penanganan yang tepat tetap diperlukan guna mencegah komplikasi.

Baca Juga :  Cakupan UHC 2025 Tembus 100,71%, Pemkot Tangerang Biayai Iuran BPJS 395.187 Warga

“Perawatan yang baik akan sangat membantu proses pemulihan pasien, sekaligus mengurangi risiko penularan kepada anggota keluarga lainnya,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk segera membawa pasien ke fasilitas kesehatan apabila muncul gejala berat, seperti sesak napas, kejang, demam tinggi yang tidak kunjung turun, atau kondisi yang semakin memburuk.

Selain pengobatan, pencegahan melalui imunisasi menjadi langkah paling efektif untuk melindungi diri dari penyakit ini. Dinas Kesehatan pun terus mendorong masyarakat untuk memastikan imunisasi anak terpenuhi sesuai jadwal.

Baca Juga :  RS Permata Hati Cikupa, Hadirkan Pemeriksaan Kandungan Aman dan Nyaman

Adapun beberapa langkah perawatan campak di rumah yang dianjurkan antara lain:

  • Memperbanyak konsumsi cairan seperti air putih, sup, atau jus buah untuk mencegah dehidrasi
  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang guna meningkatkan daya tahan tubuh
  • Memberikan vitamin A sesuai anjuran tenaga kesehatan untuk mengurangi risiko komplikasi
  • Istirahat yang cukup agar tubuh dapat melawan infeksi secara optimal
  • Melakukan isolasi mandiri dengan menghindari kontak langsung dengan orang lain

Melalui edukasi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami cara penanganan campak secara tepat, sekaligus berperan aktif dalam mencegah penyebaran penyakit di lingkungan sekitar. (will/dam)

Berita Terkait

Samsat Ciledug Kembali Gelar Razia Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor
Pemkot Tangerang Gandeng LPK Wahana Danau Indah Buka Peluang Kerja ke Jepang
Pemkot Tangsel Mulai Realisasikan Program Seragam Gratis bagi Siswa Baru
SPMB SMP Negeri Tangsel Siapkan 9.976 Kursi, Utamakan Transparansi dan Keadilan
PLTS TPST Batan Indah Resmi Beroperasi, Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Belum Terima PIN SPMB? Disdik Kota Tangerang Imbau Warga Cek Data Secara Mandiri
Samsat Ciledug Gelar Razia Pajak Kendaraan, 200 Kendaraan Terjaring
Warga Keluhkan Angkot Ngetem di Jalur Pasar Cikupa–Ching Luh
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:39 WIB

Samsat Ciledug Kembali Gelar Razia Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:34 WIB

Pemkot Tangerang Gandeng LPK Wahana Danau Indah Buka Peluang Kerja ke Jepang

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:11 WIB

Pemkot Tangsel Mulai Realisasikan Program Seragam Gratis bagi Siswa Baru

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:07 WIB

SPMB SMP Negeri Tangsel Siapkan 9.976 Kursi, Utamakan Transparansi dan Keadilan

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:01 WIB

PLTS TPST Batan Indah Resmi Beroperasi, Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Berita Terbaru