Andika : Perlunya Penguatan SDM Tenaga Pendidik dalam Penerapan Kurikulum Merdeka

Kamis, 4 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | SERANG

Mantan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy memandang perlunya penguatan SDM atau sumber daya manusia tenaga pendidik dalam penerapan kurikulum merdeka di sekolah.

Hal itu dikatakan Andika saat menjadi pembicara dalam acara pelatihan tenaga pendidik RA (Raudhatul Atfhal) se-Kabupaten Serang yang digelar Kementerian Agama Kabupaten Serang, Rabu (3/7/24).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kata Andika, penguatan SDM dimaksud, di antaranya adalah jenjang pendidiknya yang minimal harus berpendidikan tinggi untuk tenaga kependidikan.
Baca Juga:
PDIP Dipastikan Bakal Usung Andika Hazrumy di Pilkada Kabupaten Serang 2024

“Makanya saya apresiasi Ibu Bupati Serang yang memiliki program beasiswa bagi tenaga-tenaga pendidik di Kabupaten Serang,” katanya.

Lebih lanjut Andika menuturkan, tingkatan pendidikan RA adalah tingkatan pada level usia dini di mana sudah seyogyanya dalam mendidik peserta didiknya diperlukan metode yang berbeda dengan tingkat pendidikan dasar seperti SD hingga SLTA.

Kurikulum merdeka sendiri, lanjutnya, sudah secara spesifik memberikan panduan metode pendidikan di tingkatan PAUD (pendidikan usia dini) seperti RA harus dilakukan dengan memperbanyak metode bermain.

“Tapi bermain yang mendidik itu kan ada ilmunya, makanya dibutuhkan tenaga pendidik yang memiliki kualifikasi tertentu, yang dihasilkan dari bangku perguruan tinggi bidang kependidikan PAUD,” katanya.

Lebib jauh Andika memandang pendidikan tingkat PAUD seperti RA adalah tingkatan yang sangat menentukan bagi tumbuh kembang anak selanjutnya di masa depan.

Baca Juga :  Agar Perjalanan Lancar, Pemkot Tangerang Kawal Penanganan Banjir Bandara

“Level ini kan disebutnya juga golden age, baik buruknya karakter anak ditentukan di level ini. Jadi tidak main-main,” imbuhnya.

Andika juga menjelaskan bahwa faktor penting selanjutnya dalam keberhasilan mendidik anak baik di level PAUD seperti RA maupun level seterusnya di pendidikan dasar adalah kesejahteraan tenaga pendidik itu sendiri.

Lagi-lagi Andika mengapresiasi Bupati Tatu yang dinilainya telah sangat concern dalam upaya meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik mulai dari tingkatan PAUD hingga pendidikan dasar hingga SLTP yang menjadi kewenangan pihak kabupaten.

“Ke depan masalah kesejahteraan tenaga pendidik ini harus terus didorong,” kata Andika yang kini tengah ditugaskan partainya, Partai Golkar, untuk maju di Pilkada Kabupaten Serang 2024 sebagai calon Bupati.

Andika mengulas, concern terhadap dunia pendidikan sudah dilakukannya sejak dirinya menjabat sebagai Wagub Banten pada periode 2017-2022. Saat itu bersama Gubernur Wahidin Halim yang didampinginya Andika sukses menggagas pendidikan gratis tingkat SLTA yang menjadi kewenangan provinsi.

Dikatakan dia, kebijakan itu ditempuhnya semata-mata karena menyadari pentingnya pendidikan dalam sebuah pembangunan daerah. Pendidikan dasar hingga level SLTA adalah sesuatu yang mutlak harus dimiliki warga suatu daerah.

“Kalau sudah SLTA mau kerja atau kuliah itu hanya tinggal satu tahapan lagi yang harus ditempuh. Kalau tidak SLTA cari kerja susah, mau kuliah juga susah,” katanya.

Baca Juga :  Penetapan Geopark Bayah Dome sebagai Geopark Nasional Berharap Disetujui Tahun Ini

Andika mencontohkan di bursa tenaga kerja di Provinsi Banten sendiri dimana banyak dibutuhkan tenaga kerja lulusan SLTA, banyak warga Banten yang tersingkir kalah mengadu nasib dengan pendatang.

Hal itu, kata dia, disebabkan tingkat pendidikan warga Banten saat itu masih banyak yang belum lulus SLTA.

“Makanya saya bersama Pak WH (Wahidin Halim) saat itu maksa gimana caranya pendidikan SLTA bisa gratis, karena memang ada aturan pusat yang sebetulnya menjadi kendala jika kita mau gratiskan itu,” paparnya.

Sementara itu Kepala Kemenag Kabupaten Serang Muhtadi dalam sambutannya mengatakan kegiatan tersebut diselenggarakan pihaknya dengan tujuan untuk mensosialisasikan penerapan kurikulum merdeka kepada para tenaga pendidik RA se-Kabupaten Serang.

Hal itu, kata dia, sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Agama di mana semua lembaga pendidikan di bawah Kemenag juga harus menerapkan kurikulum merdeka pada tahun ajaran baru 2024-2025 mendatang.

“Untuk memperdalam lagi lah apa dan bagaimana kurikulum merdeka yang di beberapa lembaga dan jenjang pendidika memang kan sudah diterapkan beberapa tahun ini,” katanya.

Dalam acara yang diikuti oleh 350 pendidik RA se-Kabupaten Serang itu, lanjut dia, pihaknya mendatangkan pakar kependidikan PAUD Irma Yuliantina.

“Andika sendiri diundang untuk menjadi pembicara karena dinilai sebagai tokoh Provinsi Banten yang sukses dengan program pendidikan gratis tingkat SLTA saat menjabat Wagub Banten,” pungkasnya. (hed/dam)

Berita Terkait

PPDB 2026, Pemkot Tangerang Siapkan 10 Ribu Kursi SMP Negeri dan 79 SMP/MTs Swasta Gratis
Catat Ayah Bunda! Ini Jadwal Lengkap SPMB SMP Negeri Kota Tangerang 2026
Wagub Dimyati Ajak Anak-anak Hidupi Nilai Pancasila
Wabup Intan Lepas 183 Santri Tahfidz Daarul Hikmah
Wabup Intan Dorong Pengembangan Bakat Siswa
Solusi Anak Tak Diterima SD Negeri, Ini Pilihan Sekolah Swasta Gratis di Kota Tangerang
Wagub: Pendidikan Agama Bekal Terbaik Anak
Maesyal Perkuat Etika dan Bela Negara ASN
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:09 WIB

PPDB 2026, Pemkot Tangerang Siapkan 10 Ribu Kursi SMP Negeri dan 79 SMP/MTs Swasta Gratis

Senin, 22 Juni 2026 - 10:26 WIB

Wagub Dimyati Ajak Anak-anak Hidupi Nilai Pancasila

Senin, 22 Juni 2026 - 10:21 WIB

Wabup Intan Lepas 183 Santri Tahfidz Daarul Hikmah

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:26 WIB

Wabup Intan Dorong Pengembangan Bakat Siswa

Senin, 15 Juni 2026 - 16:19 WIB

Solusi Anak Tak Diterima SD Negeri, Ini Pilihan Sekolah Swasta Gratis di Kota Tangerang

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Pemkot Tangerang Perkuat Keterbukaan Informasi Publik melalui Rakor PPID

Selasa, 23 Jun 2026 - 14:11 WIB