Bangun Akses Berbayar Dilahan PSU, Lalu Lintas Perniagaan di Kawasan Milenium Jadi ‘Lambat’

Jumat, 14 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantenraya.co | KAB.TANGERANG

Pemberlakuan akses berbayar di kawasan industri Milenium Kabupaten Tangerang dapat menimbulkan gangguan atau hambatan bagi kelancaran lalu lintas, Kamis (13/11/2025).

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terutama pada saat jam padat, seperti waktu pagi dan sore hari. Belum lagi, bila terjadi sistem eror pada perangkat tiketing yang biasanya bakal menambah durasi antrian kendaraan. Otomatis, lalu lintas perniagaan dikawasan itu bakal sedikit melambat.

 

Parahnya, gate palang buka tutup itu diduga didirikan diatas lahan Prasarana, Sarana dan Utilitas umum (PSU), yang seharusnya dapat digunakan secara luas oleh masyarakat, dan jauh dari kepentingan komersil.

 

Bahkan, selama ini kawasan industri Milenium yang berada di Jalan Pemda, Kecamatan Cikupa ini, telah menjadi salah satu alternatif dari dan atau ke pemukiman warga sekitar. Meski motor tak dikenakan tarif berbayar, tetapi ruasnya hanya disisakan sedikit dan berada pada pojokan jalan, yang dipisahkan oleh pembatas kendaraan roda empat atau lebih.

Baca Juga :  UMKM Tangerang Naik Kelas, Dekranasda Perkuat Kolaborasi di Pameran Kriya

 

“Iya jalan yang tadinya lebar gini jadi kerasa sempit, kebayang lah kalau pas rame, kan mau gak mau karena harus tiket jadi pada pelan. Kalau saya sih sering lewat sini pake motor kebelakang. Jalur motor emang gratis. Tapi kan kan cuma dikit. Paham lah, sampean,” kata Bambang, pengendara motor yang biasa wara-wari melintas kawasan tersebut.

 

Pengendara lain yang ikut merasakan dampak juga mengaku tak setuju dengan kebijakan itu. Emit (44 tahun), supir lalamove yang waktu lalu sempat masuk ke kawasan tersebut, bilang kalau lebih nyaman sebelum diberlakukan tiketing.

 

“Enakan dulu lah bang waktu blm pake palang kaya gitu. Udah lama baru masuk situ lagi sih saya. Iya kalau kita mah sebenernya buat parkir sih ditanggung lah sama orderan. Tapi kalau kita ditanya enak mah, ya enakan yang kaga pake ribet,” katanya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, Zaenudin menekankan bahwa seluruh kelengkapan dan kesiapan alat pada akses keluar masuk itu harus memenuhi standart yang dipersyaratkan.

Baca Juga :  PD Pasar NKR Klaim Hormati Proses Hukum, Hanya Mematok

 

Hal itu diwajibkan agar kebijakan yang diambil oleh pengelola kawasan tidak berdampak bagi kelancaran dan kenyamanan transportasinya.

 

“Ketika dia sudah berizin dalam hal ini mekanismenya, untuk pembuatan palangnya, atau gardunya, itu baru berhubungan dengan (tupoksi) kita. Jangan sampai menghambat atau bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kaitan dengan masalah transportasinya. Artinya keamanan dalam rangka penggunaan alat itu tidak mengganggu ke sistem transportasinya,” papar Kadis.

 

Sebelumnya, penerapan akses berbayar pada kawasan Industri Milenium Kabupaten Tangerang ramai diganyang pemberitaan media masa lokal. Gaduh itu rupanya membuat pengoperasiannya harus dihentikan sementara.

 

Pasalnya, sejumlah pihak saat itu menyoroti soal kelengkapan dokumen perizinan yang wajib dimiliki karena berkaitan dengan pungutan dan pajak daerah.

 

Tetapi tak lama kemudian, kegiatan gate palang otomatis, untuk akses keluar masuk kawasan industri Milenium itu kembali beroperasional. (Gus)

Berita Terkait

Bupati Tangerang Jumling Janji Perjuangkan Aspirasi, Masyarakat Kelapa Dua Jangan Janji Melulu
Sah, Wabup Intan Buka Progam Isbat Nikah Terpadu 1.000 Pasangan
Jadi Sumber Inspirasi, Wabup Resmikan Perpustakaan Modern di Lingkup Kantor Kecamatan Kelapa Dua
Perumdam TKR Perkuat Dukungan Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin Melalui Penyediaan Air
Perumdam TKR Berikan Pemasangan Sambungan Langganan Gratis Sebagai Bentuk Kepedulian Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. Tangerang Mill Salurkan Bantuan 35.000 Masker Untuk Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin
Wabup Instruksikan OPD Siaga Kemarau
Wabup Tangerang Cek Posko Korban Asap TPA Jatiwaringin
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:00 WIB

Bupati Tangerang Jumling Janji Perjuangkan Aspirasi, Masyarakat Kelapa Dua Jangan Janji Melulu

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:52 WIB

Sah, Wabup Intan Buka Progam Isbat Nikah Terpadu 1.000 Pasangan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:02 WIB

Jadi Sumber Inspirasi, Wabup Resmikan Perpustakaan Modern di Lingkup Kantor Kecamatan Kelapa Dua

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:34 WIB

Perumdam TKR Perkuat Dukungan Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin Melalui Penyediaan Air

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:25 WIB

Perumdam TKR Berikan Pemasangan Sambungan Langganan Gratis Sebagai Bentuk Kepedulian Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin

Berita Terbaru