bantenraya.co | TANGERANG
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menegaskan komitmennya dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui penguatan pembangunan berbasis data hingga tingkat kelurahan.
Upaya tersebut diwujudkan dengan pencanangan 104 Kelurahan Cinta Statistik (Cantik) serta peningkatan sinergi bersama Badan Pusat Statistik (BPS) RI. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan data yang dihasilkan benar-benar akurat dan mampu menjadi dasar kebijakan yang tepat sasaran.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan bahwa kualitas data sangat menentukan kualitas kebijakan yang dihasilkan pemerintah.
“Kalau ingin kebijakan tepat sasaran, maka datanya harus kuat. Kelurahan Cantik ini menjadi fondasi agar setiap keputusan yang diambil benar-benar sesuai kondisi di lapangan,” ujarnya, Selasa (05/05/2026).
Ia juga meminta seluruh jajaran, mulai dari perangkat daerah hingga tingkat RT dan RW, untuk bergerak bersama memastikan penguatan data berjalan optimal. Masyarakat pun diajak aktif berpartisipasi dalam pelaksanaan sensus.
“Ini bukan sekadar pendataan, tapi upaya memastikan pembangunan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS RI, Ateng Hartono, menilai langkah tersebut sebagai strategi penting dalam mendukung keberhasilan Sensus Ekonomi 2026, khususnya dalam memetakan potensi ekonomi daerah secara lebih akurat.
Ia menyebut, Kota Tangerang memiliki potensi ekonomi besar dengan sekitar 46 ribu usaha mikro yang didominasi sektor perdagangan, sehingga membutuhkan dukungan sistem data yang kuat.
“Potensinya besar, tapi harus dibaca dengan data yang tepat. Dari situlah kebijakan bisa lebih presisi dan berdampak,” jelasnya.
Menurutnya, penguatan data dari tingkat kelurahan menjadi kunci untuk membangun sistem informasi ekonomi yang terintegrasi dan berkelanjutan, sekaligus menjaga pertumbuhan ekonomi daerah yang stabil di atas 5,5 persen dalam dua tahun terakhir.
“Kalau data dari bawah kuat dan terintegrasi, maka arah pembangunan juga akan semakin jelas,” tambahnya.
Ia menegaskan, keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 sangat bergantung pada keterlibatan semua pihak, terutama masyarakat di tingkat bawah.
“Petugasnya dari warga sendiri. Artinya ini gerakan bersama. Dukungan sampai ke tingkat RT dan RW akan menentukan kualitas data yang dihasilkan,” pungkasnya.
Melalui langkah ini, Pemkot Tangerang berharap data yang dihasilkan tidak hanya mendukung keberhasilan sensus, tetapi juga menjadi dasar pembangunan yang lebih tepat, terukur, dan berdampak luas bagi masyarakat. (wil/dam)







