Dewan Pendidikan Ingatkan Bahaya Judi Online, Rugi Dunia dan Akhirat

Kamis, 11 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aan Angsori, Sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang.

Aan Angsori, Sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang.

bantenraya.co | TANGERANG

Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang mengingatkan pelajar maupun masyarakat akan bahaya judi online. Bahwa mereka yang kecanduan main judi online akan rugi dunia dan akhirat.

“Main judi online awalnya pasti dikasih menang. Tapi yang kedua, ketiga dan seterusnya akan kalah. Karena argoritma sudah diatur oleh sistem. Dan tidak ada sejarahnya orang yang judi bisa kaya,” tegas Aan Angsori, Sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang, Kamis (11/07/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut Kepala SMK Jaya Buana ini menjelaskan, orang yang kecanduan judi online punya banyak angan-angan ingin hidup kaya mewah dan megah, tapi caranya bukan dengan bekerja melainkan dengan main judi dengan harapan mendapat kemenangan yang besar dan menjadi kaya dapat uang banyak.

Baca Juga :  Peringati Hari Bumi, MIN 7 Tangerang Sukseskan Gerakan Menanam 1 Juta Pohon Matoa

Aan menjelaskan, yang diimpikan pemain judi tidak akan tercapai. Justru pemain judi online akan mengalami kebangkrutan. Sebab jelas perbuatan yang dilarang oleh Allah di dalam Alquran jika dilanggar tentu memiliki konsekuensi yang tinggi.

Untuk itu, alumni S2 Universitas Negeri Jakarta (UNJ) meminta pelajar jangan terlibat perjudian, karena akan mengalami kerugian dunia dan akhirat. Pelajar  kalau sudah kecanduan judi kalah pun ingin main terus, bahkan tidak punya uang pun ingin main terus. Sehingga tidak menutup kemungkinan mereka akan terlilit pinjaman online (Pinjol).

Baca Juga :  Marak Judi Online, Orang Tua Diminta Rajin Cek HP Anak

“Di agama sudah tegas judi itu haram. Bahayanya akan mempengaruhi prisologis pecandu judi online baik yang aktif maupun massif,” ungkap Aan, mantan aktivis HMI Cabang Serang.

Ia meminta, agar orangtua, guru maupun masyarakat bisa memberikan pemahaman kepada pelajar agar mereka tidak terjebak judi online. (*)

Penulis : mas

Editor : dwi teguh

Berita Terkait

Kejari Gencarkan Kadarkum, Bangun Desa Sadar Hukum
Salah Paham di Jalan, Polsek Cikupa Fasilitasi Musyawarah Damai Pengendara
Wabup Intan Lepas 183 Santri Tahfidz Daarul Hikmah
Wabup Intan Dorong Pengembangan Bakat Siswa
Pemkab Tangerang Perkuat Sistem Pemantauan PJU demi Keamanan dan Kenyamanan Warga
KD PERTIWI Cup 1 Resmi Bergulir, Duo D Kelapa Dua Hadirkan Gebrakan Baru Sepak Bola Putri
Polsek Pasar Kemis Sisir Titik Rawan Kriminalitas
Maesyal Perkuat Etika dan Bela Negara ASN
Berita ini 268 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:48 WIB

Kejari Gencarkan Kadarkum, Bangun Desa Sadar Hukum

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:32 WIB

Salah Paham di Jalan, Polsek Cikupa Fasilitasi Musyawarah Damai Pengendara

Senin, 22 Juni 2026 - 10:21 WIB

Wabup Intan Lepas 183 Santri Tahfidz Daarul Hikmah

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:26 WIB

Wabup Intan Dorong Pengembangan Bakat Siswa

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:55 WIB

Pemkab Tangerang Perkuat Sistem Pemantauan PJU demi Keamanan dan Kenyamanan Warga

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Pemkot Tangerang Perkuat Keterbukaan Informasi Publik melalui Rakor PPID

Selasa, 23 Jun 2026 - 14:11 WIB