Pemkab Lebak Matangkan Persiapan Seba Baduy 2026

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | LEBAK

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak mulai mempersiapkan penyelenggaraan Seba Baduy 2026, yang merupakan agenda budaya tahunan masyarakat adat Baduy di Provinsi Banten.

Rangkaian kegiatan Seba Baduy dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 23 hingga 26 April 2026. Persiapan dilakukan lintas sektor, termasuk oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lebak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Disbudpar Lebak, Yosep Muhammad Holis, mengatakan pihaknya tengah mematangkan sejumlah agenda pendukung guna menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kami sudah mulai mempersiapkan rangkaian kegiatan Seba Baduy dari tanggal 23 sampai 26 April 2026,” ujar Yosep di Rangkasbitung, Kamis (16/4/2026).

Menurut Yosep, Seba Baduy tidak hanya menjadi tradisi adat, tetapi juga memiliki nilai strategis sebagai daya tarik wisata budaya yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Lebak.

Baca Juga :  Pansus RUU Pengelolaan Ruang Udara, Soroti Isu Teknologi dan Kedaulatan

Seba Baduy merupakan ritual adat tahunan yang wajib dilaksanakan oleh masyarakat Baduy sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen. Tradisi ini juga menjadi sarana menjalin hubungan antara masyarakat adat dengan pemerintah daerah yang dikenal sebagai “Bapak Gede”.

Dalam pelaksanaannya, ribuan warga Baduy berjalan kaki dari wilayah adat menuju pusat pemerintahan Kabupaten Lebak hingga Provinsi Banten. Mereka membawa hasil bumi sebagai simbol persembahan dan ungkapan syukur kepada pemerintah serta alam.

Sementara itu, Kepala Desa Kanekes yang juga perwakilan adat Baduy, Jaro Oom, mengungkapkan saat ini masyarakat masih berada dalam tahapan ritual adat sebelum pelaksanaan Seba.

Baca Juga :  Kirab Pemilu 2024, PPK Balaraja Ajarkan Siswa Cara Mencoblos

“Saat ini masih proses ngalaksa, belum ada penutup adat. Nanti setelah beres, baru kita persiapan Seba Baduy,” ujar Oom.

Ia menjelaskan, tahapan ngalaksa merupakan bagian dari rangkaian ritual setelah pelaksanaan Kawalu. Ritual Kawalu sendiri merupakan tradisi tahunan masyarakat Baduy Dalam yang dilaksanakan selama tiga hari setiap bulan dalam kurun waktu tiga bulan berturut-turut.

Setelah seluruh rangkaian ritual adat selesai, masyarakat Baduy akan melanjutkan dengan persiapan akhir menuju pelaksanaan Seba Baduy sebagai puncak tradisi tahunan tersebut.

Pemkab Lebak berharap penyelenggaraan Seba Baduy 2026 dapat berjalan lancar serta tetap menjaga nilai-nilai kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat adat Baduy. (eem/dam)

Berita Terkait

Samsat Ciledug Kembali Gelar Razia Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor
Pemkot Tangerang Gandeng LPK Wahana Danau Indah Buka Peluang Kerja ke Jepang
Pemkot Tangsel Mulai Realisasikan Program Seragam Gratis bagi Siswa Baru
SPMB SMP Negeri Tangsel Siapkan 9.976 Kursi, Utamakan Transparansi dan Keadilan
PLTS TPST Batan Indah Resmi Beroperasi, Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Belum Terima PIN SPMB? Disdik Kota Tangerang Imbau Warga Cek Data Secara Mandiri
Samsat Ciledug Gelar Razia Pajak Kendaraan, 200 Kendaraan Terjaring
Warga Keluhkan Angkot Ngetem di Jalur Pasar Cikupa–Ching Luh
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:39 WIB

Samsat Ciledug Kembali Gelar Razia Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:34 WIB

Pemkot Tangerang Gandeng LPK Wahana Danau Indah Buka Peluang Kerja ke Jepang

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:11 WIB

Pemkot Tangsel Mulai Realisasikan Program Seragam Gratis bagi Siswa Baru

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:07 WIB

SPMB SMP Negeri Tangsel Siapkan 9.976 Kursi, Utamakan Transparansi dan Keadilan

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:01 WIB

PLTS TPST Batan Indah Resmi Beroperasi, Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Berita Terbaru