bantenraya.co | TANGERANG
Pasca kemunculan nama Moch. Maesyal Rasyid dalam surat rekomendasi DPP Golkar, Pengamat Politik dan Kebijakan Publik, Adib Miftahul menilai, ketidak yakinan DPP Golkar terhadap popularitas dan elektabilitas Mad Romli.
“Kemunculan nama Moch. Maesyal Rasyid pada tubuh Golkar. Itu menunjukan bahwa DPP Golkar sendiri tidak yakin terhadap popularitas dan elektabilitas Mad Romli sendiri di Kabupaten Tangerang,” kata Adib, Rabu (30/04/2024).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Diungkapkan Adib, mengapa demikian, apabila DPP Golkar benar-benar yakin dan percaya terhadap Mad Romli maka tidak memunculkan nama Moch. Maesyal Rasyid, dalam surat rekomendasi yang dikekuarkan pada 4 April 2024 lalu.
“Kalau DPP Golkar percaya penuh soal popularitas dan elektabilitas Mad Romli, kenapa juga harus menerbitkan nama Rudi Maesyal atau Moch. Maesyal Rasyid, kan ini pertanyaan besar? Makanya berdasarkan analisa saya, DPP Golkar masih ragu mengusung Mad Romli,” tandas Adib.
Saat disinggung terkait peluang, mana bakal calon bupati yang akan diusung Golkar, antara Moch. Maesyal Rasyid dan Mad Romli? Adib mengatakan, bisa jadi DPP Golkar memang membidik Moch. Maesyal Rasyid, untuk maju di Pilkada Kabupaten Tangerang pada November 2024 mendatang.
“Kalau ditanya peluang, ini bisa jadi yang dibidik Partai Golkar adalah Maesyal Rasyid. Karena mungkin, popularitas dan elektabilitasnya lebih baik dari Mad Romli,” tukasnya.
Menurut Adib, hal itu terbilang sangat wajar. Karena, secara kompetensi Maesyal Rasyid lebih unggul dibanding Mad Romli. Karena, dia terbilang lebih berpengalaman dalam memimpin dan dengan jabatanbya sebagai Sekretaris Daerah. Tentunya dia lebih memahami pokok permasalahan yang ada di Kabupaten Tangerang.
“Nah inilah, yang menjadi kebimbangan DPP Partai Golkar itu sendiri. Intinya, kalau percaya dan tidak bimbang, mengapa timbul rekomendasi selain Mad Romli,” tandasnya. (*)
Penulis : ard
Editor : dwi teguh







