bantenraya.co | TANGERANG
Akibat kelelahan mengantri tabung gas elpiji 3 kilogram, seorang wanita penjual nasi uduk di Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meninggal dunia.
Korban bernama Yonih (62) diduga mengalami kelelahan yang berujung pada kematian setelah berburu gas melon untuk keperluan berjualan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua RT di tempat tinggal korban, Saeful mengatakan, almarhumah membeli gas elpiji tiga kilogram di toko yang tidak jauh dari rumahnya.
“Sekitar 500 meter dari rumahnya, seperti nya kelelahan,” ucap Saeful.
Dijelaskan Saeful, faktor penyebab kelelahan almarhumah terjadi pada saat membeli gas elpiji 3 kg. Karena, tambah dia, membeli gas elpiji 3 kg di wilayahnya mengalami antrian.
“Jadi, almarhumah membeli dua tabung gas elpiji 3 kg. Kemudian ketika perjalanan pulang yang bersangkutan sempat istirahat di toko laundry (cucian).
Mukanya (almarhumah), sambungnya, terlihat pucat, Warga yang mengenalinya kemudian menelepon keluarganya untuk dijemput.
Ia juga mengungkapkan kondisi ibu penjual nasi uduk tersebut makin lemah hingga dilarikan ke rumah sakit (RS) terdekat.
“Namun sebelum tiba di RS, almarhumah menghembuskan nafas terakhirnya,” tandasnya. (*)
Penulis : Red
Editor : Chan







