“MAAF” AHY Buat Anies, Demokrat Bakal Pilih Koalisi Lain

Selasa, 5 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

"Bagi kami, lebih baik bersepakat untuk tidak sepakat, agree to disagree daripada dipaksa menerima keputusan yang kami tidak terlibat dalam prosesnya," kata AHY dalam konferensi pers di Kantor DPP Demokrat, Jakarta, Senin (4/9/2023).

bantenraya.co | JAKARTA

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan pihaknya lebih memilih sepakat untuk tidak sepakat daripada menerima keputusan sepihak.

Hal itu disampaikan AHY seiring dengan dipilihnya Ketum PKB Muhaimin Iskandar sebagai bakal cawapres mendampingi Anies Baswedan. Demokrat merasa tidak dilibatkan dalam keputusan memilih Cak Imin itu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bagi kami, lebih baik bersepakat untuk tidak sepakat, agree to disagree daripada dipaksa menerima keputusan yang kami tidak terlibat dalam prosesnya,” kata AHY dalam konferensi pers di Kantor DPP Demokrat, Jakarta, Senin (4/9/2023).

AHY mengatakan dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Demokrat sejak awal telah mengingatkan agar tidak ada pemaksaan terhadap keputusan yang diambil tanpa partisipasi.

Baca Juga :  Analisa Intelijen Sebut Prabowo-Gibran Berpotensi Menangi Pilpres

“Demokrat telah mengingatkan untuk tidak sekali-kali melakukan fait accompli atau dalam tanda kutip memaksa Demokrat untuk menerima sebuah keputusan, keputusan sepihak tanpa melibatkan partisipasi dalam pengambilan keputusan tersebut,” ujar dia.

AHY juga memberikan selamat kepada capres Anies Baswedan dan cawapres Muhaimin Iskandar. “Saya mengucapkan selamat kepada bapak Anies Rasyid Baswedan dan bapak Muhaimin Iskandar yang baru saja mendeklarasikan sebagai pasangan capres dan cawapres 2024 ke depan. Semoga sukses,” kata AHY.

Partai Demokrat telah memutuskan keluar dari Koalisi Perubahan. Keputusan diambil pekan lalu setelah Koalisi Perubahan memilih Muhaimin Iskandar sebagai cawapres mendampingi Anies.

Pemilihan Muhaimin tidak diterima oleh Demokrat karena dianggap sebagai keputusan sepihak dari NasDem dan Anies. Demokrat merasa ditikung oleh keputusan itu. Sebab, sudah ada permintaan dari Anies kepada AHY untuk bersedia menjadi cawapres.

Baca Juga :  Wujudkan Kota Layak Huni, Pemkot Tangerang Bangun 308 Unit Jamban Sehat Sepanjang 2025

Ketua Majelis Tinggi Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono bahkan menyebut peristiwa pemilihan Muhaimin ini sebagai sebuah pengkhianatan.

Namun dalam jumpa pers, Senin (4/9), AHY juga menyatakan telah memaafkan pihak-pihak yang menyakiti partai.

“Tentu dengan memberi maaf kepada siapapun yang menyakiti kita, baik secara langsung maupun tidak langsung,” kata AHY.

Sebelumnya, Anies dan Cak Imin resmi dideklarasikan sebagai pasangan capres-cawapres oleh Ketua Umum NasDem Surya Paloh di Hotel Majapahit, Surabaya, Sabtu (2/9).(*)

Penulis : didit

Editor : hmi

Berita Terkait

Hadiri Forum Komdigi APEKSI 2026, Diskominfo Kota Tangerang Dorong Percepatan Digitalisasi Layanan
Usai Rakernas APEKSI, Sachrudin Tegaskan Program 3G Perkuat Ketangguhan Kota Tangerang
Sekda Dampingi Wapres Tinjau Pabrik Motor Listrik
Belasan Pejabat Utama Polda Banten Dimutasi
67 Pemenang Pemred Award 2026 Telah Ditentukan, Malam Anugerah Digelar di Yogyakarta
Tunjukkan Kinerja Beyond Compliance, PT IKPP Tangerang Raih PROPER Hijau 202
Program Bangga Kencana Bisa Dorong Penguatan Peran Keluarga untuk Pembangunan
Antusiasme Tinggi! Warga Serang Nobar Timnas
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:22 WIB

Hadiri Forum Komdigi APEKSI 2026, Diskominfo Kota Tangerang Dorong Percepatan Digitalisasi Layanan

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:16 WIB

Usai Rakernas APEKSI, Sachrudin Tegaskan Program 3G Perkuat Ketangguhan Kota Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 - 13:31 WIB

Sekda Dampingi Wapres Tinjau Pabrik Motor Listrik

Senin, 29 Juni 2026 - 13:17 WIB

Belasan Pejabat Utama Polda Banten Dimutasi

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:40 WIB

67 Pemenang Pemred Award 2026 Telah Ditentukan, Malam Anugerah Digelar di Yogyakarta

Berita Terbaru