Makan Siang Gratis Milik Prabowo Beri Efek Positif ke UMKM

Kamis, 30 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEDULI UMKM: Program makan siang gratis bagi siswa sekolah dan pesantren disebut akan memberikan efek positif bagi pelaku UMKM.

PEDULI UMKM: Program makan siang gratis bagi siswa sekolah dan pesantren disebut akan memberikan efek positif bagi pelaku UMKM.

bantenraya.co | JAKARTA

Program makan siang gratis yang dicanangkan oleh pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka mendapatkan banyak dukungan dan apresiasi dari publik.

Ketua Umum DPP Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) Anggawira mengatakan, program pemberian makan siang, susu gratis di sekolah dan pesantren serta bantuan gizi untuk anak balita dan ibu hamil mampu meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan kualitas hidup yang baik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar terutama mendukung bisnis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Dengan meningkatnya jumlah anak yang menerima makan siang, di kantin atau warung di sekitar sekolah, dapat mengalami peningkatan yang pada gilirannya dapat meningkatkan pendapatan UMKM setempat,” ujar Anggawira dalam keterangannya dikutip, Kamis (30/11).

Sekjen BPP HIPMI itu mengatakan, tidak hanya pelaku usaha kecil yang bergerak pada bidang kuliner yang diuntungkan dengan program itu. Tetapi, juga sektor usaha yang bergerak pada bidang bahan baku makanan dalam hal ini menyediakan bahan baku makan siang terutama yang berada di sekolah, pesantren maupun UMKM lain di sekitar sasaran program.

Baca Juga :  Prabowo Siap Lanjutkan Program Jokowi, Optimis Indonesia jadi Negara Ekonomi Terbesar di Dunia

“Selain itu, ini juga dapat menciptakan peluang bagi UMKM untuk berpartisipasi dalam penyediaan makanan atau bahan baku untuk program makan siang, mendukung pertumbuhan ekonomi di komunitas sekitar sekolah,” ucapnya.

Lanjut Anggawira, untuk memberikan dampak yang luas bagi peningkatan ekonomi, penting untuk memastikan bahwa UMKM lokal terlibat secara adil dan berkelanjutan dalam pelaksanaan program tersebut.

Untuk itu Anggawira meminta agar implementasi dan pembiayaan program makan gratis ini perlu diperhatikan. Karena selain bisa memberdayakan UMKM sekitar juga bisa mengatasi masalah kekurangan gizi di Indonesia.

“Ini dapat membantu mengatasi masalah kelaparan di kalangan pelajar dan memberikan dampak positif pada kesehatan serta fokus belajar mereka. Namun, implementasi dan pembiayaan program ini perlu diperhatikan agar dapat berjalan efektif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Baca Juga :  Politik Muka Dua Jokowi Terhadap Prabowo dan Ganjar

Sebelumnya, Prabowo Subianto mencanangkan program makan siang, susu gratis bagi pelajar dan santri serta bantuan gizi bagi anak balita, ibu hamil bila dirinya terpilih menjadi Presiden RI ke-8 pada 2024 mendatang. Prabowo berencana mengalokasikan anggaran mencapai sekitar Rp400 triliun.

Prabowo menuturkan bahwa hal ini sebagai upaya mengatasi stunting dan angka kemiskinan dari akar masalahnya.

“Kalo dilihat, anggaran pendidikan 2024 Rp660 triliun. Kalo makan siang untuk anak sekolah, ini masuk pendidikan atau tidak? Jadi sebenarnya kalau Rp400 triliun alokasinya sebenarnya sudah ada,” ujarnya.

Menurut Prabowo, Indonesia mampu melakukan hal tersebut. Pasalnya, India yang memiliki PDB perkapita lebih rendah dari Indonesia mampu melakukan hal tersebut.

Prabowo mencontohkan India mampu membuat revolusi putih dengan membagikan susu kepada anak sekolah dan telah berjalan sekitar 35 tahun.

“Tadinya hanya susu, tapi ini signifikan. Kemudian saya kira mereka sudah 4-5 tahun melaksanakan makan gratis sekolah. Demikian juga Thailand, Singapura, Malaysia,” tuntas Prabowo. (*)

Editor : dwi teguh

Berita Terkait

Kabupaten Tangerang Raih Digiwara Award 2024, Untuk Inovasi Transaksi Nontunai
Kejutan Spesial pada Hari Libur dengan “June Escape” di Hotel Santika Premiere Bintaro
Mundur Dari Wakil Kepala OIKN, Ini Kata Dhony Rahajoe
Kantor JMSI Daerah Jadi Tempat Pendaftaran Mahasiswa Baru SiberMu
Penetapan UKT di Kampus Harus Kedepankan Asas Keadilan dan Inklusivitas
Parade Dekranas 2024, Mobil Hias Pemkot Tangerang Tampilkan Ikon Kota
JMSI Tolak RUU Penyiaran yang Bertentangan dengan UUD 1945 dan UU Pers
Philippe Troussier Dikabarkan Akan Menjadi Dirtek Baru PSSI
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Juni 2024 - 10:39 WIB

Kabupaten Tangerang Raih Digiwara Award 2024, Untuk Inovasi Transaksi Nontunai

Selasa, 4 Juni 2024 - 13:23 WIB

Kejutan Spesial pada Hari Libur dengan “June Escape” di Hotel Santika Premiere Bintaro

Senin, 3 Juni 2024 - 23:02 WIB

Mundur Dari Wakil Kepala OIKN, Ini Kata Dhony Rahajoe

Kamis, 30 Mei 2024 - 19:44 WIB

Kantor JMSI Daerah Jadi Tempat Pendaftaran Mahasiswa Baru SiberMu

Rabu, 22 Mei 2024 - 12:01 WIB

Penetapan UKT di Kampus Harus Kedepankan Asas Keadilan dan Inklusivitas

Rabu, 15 Mei 2024 - 21:18 WIB

Parade Dekranas 2024, Mobil Hias Pemkot Tangerang Tampilkan Ikon Kota

Rabu, 15 Mei 2024 - 03:26 WIB

JMSI Tolak RUU Penyiaran yang Bertentangan dengan UUD 1945 dan UU Pers

Selasa, 14 Mei 2024 - 10:40 WIB

Philippe Troussier Dikabarkan Akan Menjadi Dirtek Baru PSSI

Berita Terbaru

Kabupaten Tangerang

Tingkatkan Produktivitas, Sekda Dorong Inovasi Teknologi Pertanian

Jumat, 21 Jun 2024 - 22:49 WIB

Kabupaten Tangerang

Kepuasan Masyarakat Rendah, Level Pj Andy di Bawah Kepala OPD

Jumat, 21 Jun 2024 - 22:45 WIB

Pilkada 2024

PPK Kecamatan Ciomas Gelar Bimtek Pemutakhiran Data Pemilih

Jumat, 21 Jun 2024 - 22:42 WIB

Kota Tangerang

Tok! Lima Perda Kota Tangerang Disahkan

Jumat, 21 Jun 2024 - 22:39 WIB