Menghadapi Musim Hujan, BPBD Kabupaten Tangerang Petakan 9 Kecamatan Rawan Banjir

Selasa, 7 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANJIR: SMAN 7 Kabupaten Tangerang saat mengalami kebanjiran.

BANJIR: SMAN 7 Kabupaten Tangerang saat mengalami kebanjiran.

bantenraya.co | TANGERANG

Intensitas hujan yang mulai tinggi di Kabupaten Tangerang, membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mewaspadainya.

Dari kajian yang dilakukan BPBD, sedikitnya terdapat sembilan kecamatan di Kabupaten Tangerang yang menjadi titik rawan banjir ketika memasuki musim penghujan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat menjelaskan, terdapat sembilan kecamatan di Kabupaten Tangerang yang menjadi perhatian tinggi bagi BPBD, karena memiliki kerawanan dalam bencana banjir ketika memasuki musim penghujan.

Beberapa wilayah itu diantaranya, Kecamatan Tigaraksa, Jayanti, Kresek, Kemeri, Gunung Kaler, Teluknaga, Pakuhaji, Kosambi, dan Pasar Kemis.

“Sekitar sembilan kecamatan yang rawan banjir di Kabupaten Tangerang. Tetap siaga tinggi,” ucap Ujat, Selasa (7/11/2023).

Baca Juga :  Dewan Rokan Hulu Kepincut SPBE Kota Tangerang

Kata Ujat, setelah dilakukan pemetaan, BPBD meminta kepada setiap pos yang tersebar di kecamatan, harus selalu siaga tanggap darurat. BPBD juga sudah menyiagakan perahu-perahu karet di setiap Pos.

“Perahu karet, pompa air, disiagakan untuk sewaktu-waktu dibutuhkan. Semisal, ada warga yang perlu disevakuasi karena banjir,” katanya.

Selain itu, dia pun meminta kepada masyarakat dan para camat di Kabupaten Tangerang untuk selalu merawat saluran air.

Dengan cara melakukan kerja bakti setiap minggunya. Sehingga, ketika curah hujan tinggi tidak ada saluran yang tersumbat dan terhindar dari bencana banjir.

Hal itu guna meminimalisir terjadinya banjir. Karena rata-rata banjir terjadi karena saluran air tersumbat, akibat saluranya tidak terpelihara,” tegasnya.

Baca Juga :  Pengamat Sebut Ada Agenda Tersembunyi, KPU Klaim Sesuai Aturan

Sementara itu, Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Tangerang Budi Nur Indra memaparkan, seusai musim kemarau yang kesulitan air, kini mulai memasuki musim penghujan.

Menurut Budi, musim hujan ini memiliki resiko kebanjiran. Kata Budi, pemetaan BPBD terkait titik-titik banjir di Kabupaten Tangerang sudah benar. Tentunya hal tersebut harus diwaspadai oleh masyarakat.

“Biasanya Kecamatan Kresek, Gunung Kaler dan Mekar Baru langganan banjir. Banjir kiriman dari Sungai Cidurian,” ungkap Budi.

Meski dirinya tidak menghendaki bencana banjir, namun MDMC Kabupaten Tangerang akan tetap waspada. (*)

Penulis : mas

Editor : dwi teguh

Berita Terkait

Bupati Tangerang Jumling Janji Perjuangkan Aspirasi, Masyarakat Kelapa Dua Jangan Janji Melulu
Sah, Wabup Intan Buka Progam Isbat Nikah Terpadu 1.000 Pasangan
Hari Anak Nasional 2026, Pemkot Tangerang Perkuat Komitmen Ciptakan Kota Layak Anak
Jadi Sumber Inspirasi, Wabup Resmikan Perpustakaan Modern di Lingkup Kantor Kecamatan Kelapa Dua
Asistensi SAKIP Dibuka, Sekda Dorong Penguatan Akuntabilitas Kinerja
APBD 2025 Rampung Dipertanggungjawabkan, Pemkot Tangerang Fokus Susun Pembangunan 2027
Pimpin Evaluasi Kewilayahan, Sachrudin Tekankan Pentingnya Kehadiran Pemerintah di Tengah Masyarakat
Pemkab Serang Perluas Perlindungan, 32.600 Pekerja Rentan Desa Kini Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan
Berita ini 112 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:00 WIB

Bupati Tangerang Jumling Janji Perjuangkan Aspirasi, Masyarakat Kelapa Dua Jangan Janji Melulu

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:52 WIB

Sah, Wabup Intan Buka Progam Isbat Nikah Terpadu 1.000 Pasangan

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:06 WIB

Hari Anak Nasional 2026, Pemkot Tangerang Perkuat Komitmen Ciptakan Kota Layak Anak

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:02 WIB

Jadi Sumber Inspirasi, Wabup Resmikan Perpustakaan Modern di Lingkup Kantor Kecamatan Kelapa Dua

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:19 WIB

Asistensi SAKIP Dibuka, Sekda Dorong Penguatan Akuntabilitas Kinerja

Berita Terbaru