Menteri ESDM Pastikan Pasokan Listrik dan BBM Aman Saat Nataru 2025

Senin, 23 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | CILEGON

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, melakukan tinjauan langsung ke Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya Merak dan Pertamina Fuel Terminal Tanjung Gerem pada Sabtu (21/12/2024), untuk memastikan pasokan listrik dan bahan bakar minyak/gas berjalan normal selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Bahlil menegaskan pentingnya memastikan keandalan distribusi energi agar tidak terjadi gangguan di momen liburan panjang tersebut. “Kunjungan kami ke Suralaya Cilegon, untuk memastikan distribusi pembangkit yang ada di sini aman,” ujar Bahlil kepada awak media, Sabtu (21/12/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

PLTU Suralaya, yang memiliki kapasitas total 3.400 megawatt (MW), saat ini mengkonsumsi listrik sebesar 2.600 hingga 2.700 MW, dengan cadangan sekitar 600 hingga 700 MW. “Alhamdulillah, semua berjalan baik. Jadi, bagi yang merayakan Natal, insyaallah akan aman, damai selalu menyertai kita,” kata Bahlil, menambahkan bahwa dengan cadangan tersebut, pasokan listrik dapat mencukupi jika terjadi lonjakan konsumsi.

Baca Juga :  Kepala KUA Mauk dan Penyuluh Agama Bersih-bersih Masjid

Selain itu, Bahlil juga memastikan stok bahan bakar, termasuk batu bara, minyak, dan gas, dalam kondisi aman. “Jika terjadi kendala atau kesalahan teknis, pasokan tetap terback up hingga 23 hari ke depan,” jelasnya.

Menteri ESDM ini juga mengungkapkan bahwa pihaknya bersama PT PLN (Persero) telah mempersiapkan langkah antisipasi apabila cuaca buruk terjadi selama periode Nataru. Menurutnya, dua faktor yang perlu diwaspadai dalam menghadapi cuaca buruk adalah transportasi bahan bakar dan keandalan jaringan listrik.

Baca Juga :  Jokowi Ungkap Rencana Bangun MRT Balaraja

“Jika cuaca buruk, ada dua variabel yang harus diperhatikan: transportasi bahan bakar dan jaringan. Namun, kita sudah punya cadangan bahan bakar untuk 23 hari dan sudah memitigasi area-area potensial bencana,” kata Bahlil. Ia juga memastikan bahwa PLN dan Kementerian ESDM telah menyiapkan langkah mitigasi, termasuk membersihkan pohon-pohon yang bisa mengganggu jaringan listrik.

Kementerian ESDM telah menetapkan masa siaga Nataru yang dimulai dari 18 Desember 2024 hingga 8 Januari 2025. Selama periode ini, Bahlil memastikan akan terus melakukan pemantauan dan kunjungan ke berbagai wilayah untuk memastikan ketersediaan energi, termasuk listrik, BBM, dan LPG, tetap normal dan tidak terganggu. (rga/FB/ris)

 

Berita Terkait

Sachrudin–Maryono Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Instruksikan Percepatan Penanganan di Lapangan
Percepat Kinerja Pemerintahan, Maryono Dorong ASN Lebih Disiplin dan Responsif
Maesyal Perkuat Etika dan Bela Negara ASN
Pengalaman Panjang di DPRD Perkuat Langkah Subhan sebagai Sekwan
Benyamin Davnie Buka KMD Ciputat Timur 2026, Tekankan Keamanan Peserta Didik dalam Pembinaan Pramuka
Apresiasi Sachrudin terhadap Media yang Bangun Kompetisi Positif di Dunia Pendidikan
Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik BUMD dan Kejari Teken MOU
Lepas 411 Atlet ke POPDA XII Banten, Pemkot Tangerang Bidik Gelar Juara Umum
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 15:43 WIB

Sachrudin–Maryono Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Instruksikan Percepatan Penanganan di Lapangan

Senin, 15 Juni 2026 - 10:26 WIB

Maesyal Perkuat Etika dan Bela Negara ASN

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:09 WIB

Pengalaman Panjang di DPRD Perkuat Langkah Subhan sebagai Sekwan

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:46 WIB

Benyamin Davnie Buka KMD Ciputat Timur 2026, Tekankan Keamanan Peserta Didik dalam Pembinaan Pramuka

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:30 WIB

Apresiasi Sachrudin terhadap Media yang Bangun Kompetisi Positif di Dunia Pendidikan

Berita Terbaru