bantenraya.co | TANGERANG
Kegiatan outing class atau belajar diluar kelas yang dilakukan SDN Saga 1, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang dilakukan sesuai prosedur.
Kegiatan outing class yang mengunjungi Saung Angklung Mang Ujo, merupakan keinginan orangrua wali murid. Bahkan sebelum berangkat, komite sekolah dan orangtua wali murid sudah melakukan rapat terlebih dahulu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tidak wajib ikut outing class, bagi orangtua yang mengijinkan saja. Karena kunjungan ke Saung Mang Ujo untuk kebutuhan pendidikan. Mengenalkan kearifan lokal sunda kepada siswa,” terang Herlinawati, S.Pd., M.M, Kepala SDN Saga 1, Rabu (07/05/2025).
Lebih lanjut Herlinawati memaparkan, kegiatan yang dilaksanakan sebelum pelaksanaan ujian ini, tidak semua diikuti oleh siswa kelas 6.
Dari 98 siswa kelas 6 SDN Saga 1, yang ikut hanya 85 siswa. Sedangkan 13 siswa tidak ikut. Bahkan sembilan anak yatim dan piatu digratiskan.
“Tujuan outing kelas untuk kebutuhan pendidikan. Bagi siswa yang tidak ikut tidak ada kewajiban untuk bayar. Hanya mereka diberikan tugas sama seperti siswa lainnya,” ungkap Herlinawari.
Menurut orang nomor satu di SDN Saga 1 ini, pelaksanaan outing class tidak melanggar atutan. Karena sampai saat ini, baik dari Pemkab dan Dindik Kabupaten Tangerang tidak ada larangan pelaksanaan outing class.
Herlinawati menjelaskan, dari surat edaran yang diberikan Dindik Kabupaten Tangerang, kegiatan outing class selama itu bersentuhan dengan pendidikan sah-sah saja dilakukan, asalkan tidak diwajibkan dan tidak memberatkan orangtua siswa.
“Pemberitahuan kepada Dindik Kabupaten Tangerang sudah dilakukan. Dan semua prosedur untuk pelaksanaan outing class sudah kita tempuh juga. Jadi kita tidak melanggar aturan yang ada,” tegas Herlinawati. (*)
Penulis : Mas
Editor : Den







