bantenraya.co | TANGERANG

PT Indah Kiat Pulp & Paper (IKPP) Tangerang, unit usaha Asia Pulp & Paper (APP), kembali menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan menanam 10.000 bibit mangrove langka di kawasan Ketapang Urban Aquaculture, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Rabu (10/6/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Aksi penghijauan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 sekaligus mendukung upaya konservasi kawasan pesisir yang rentan terhadap abrasi dan dampak perubahan iklim.
Sebanyak 10.000 bibit yang ditanam terdiri dari 5.000 batang mangrove jenis Bruguiera Cylindrica dan 5.000 batang Bruguiera Gymnorrhiza. Kedua jenis tersebut memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, melindungi garis pantai, serta menjadi habitat berbagai biota laut.
Head of Sustainability IKPP Tangerang, Kholisul Fatikhin, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari program keberlanjutan perusahaan yang telah dijalankan secara konsisten selama beberapa tahun terakhir.
Menurutnya, mangrove memiliki manfaat besar bagi lingkungan, mulai dari menahan abrasi, menyerap emisi karbon, hingga mendukung keanekaragaman hayati di wilayah pesisir.
“Penanaman mangrove merupakan bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi ekosistem pesisir dan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sejak 2018 IKPP Tangerang secara berkelanjutan menjalankan program rehabilitasi mangrove di sejumlah kawasan pesisir. Hingga tahun 2026, total mangrove yang telah ditanam perusahaan mencapai sekitar 183.000 batang.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung pemulihan lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan wilayah pesisir terhadap berbagai tantangan perubahan iklim.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia menilai kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, media, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, kami menyampaikan terima kasih kepada PT IKPP Tangerang, rekan-rekan jurnalis, para relawan, dan seluruh masyarakat yang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Semoga sinergi ini terus berlanjut untuk menciptakan kawasan pesisir yang lebih hijau dan berkelanjutan,” katanya.
Selain berfungsi menjaga keseimbangan ekosistem, hutan mangrove juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat pesisir. Keberadaannya mampu meningkatkan kualitas lingkungan, menjadi tempat berkembang biak berbagai spesies ikan, serta membantu melindungi kawasan pantai dari gelombang dan abrasi.
Melalui penanaman 10.000 mangrove langka ini, IKPP Tangerang berharap dapat mendorong partisipasi lebih luas dari berbagai elemen masyarakat dalam menjaga dan melestarikan lingkungan demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.(Wil)






