Sinergi KDMP dan MBG Diyakini Tekan Kemiskinan di Lebak

Selasa, 19 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGERANG

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Lebak, Widy Ferdian, menyebut sinergi Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diyakini dapat mempercepat penanganan kemiskinan serta pengangguran di daerah.

Hal tersebut disampaikan Widy saat meninjau operasional KDMP Desa Jatimulya, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Widy, kedua program yang digulirkan pemerintah pusat tersebut berpotensi meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

“Dua program itu dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah atau Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), sehingga mampu mengatasi kemiskinan dan pengangguran,” kata Widy.

Ia menjelaskan, kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam menggulirkan Program KDMP dan MBG bertujuan mendorong kebangkitan ekonomi daerah, termasuk di Kabupaten Lebak.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Lebak saat ini juga memfokuskan pengembangan program ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya penguatan ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Dukung Siapapun Paslon yang Menang di Pilkada

“Kami meyakini KDMP, MBG, dan ketahanan pangan merupakan bagian program untuk mengatasi kemiskinan dan pengangguran,” ujarnya.

Widy menambahkan, keberadaan KDMP dan MBG memiliki keterkaitan dalam menciptakan pasar bagi produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal. Melalui program tersebut, produk masyarakat diharapkan dapat terserap untuk memenuhi kebutuhan pangan, termasuk kebutuhan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Ia menyebutkan, KDMP nantinya akan mengembangkan tujuh unit usaha, meliputi kantor koperasi, kios pengadaan sembako, unit usaha simpan pinjam, klinik kesehatan desa, apotek desa, sistem pergudangan cold storage, serta sarana logistik desa yang juga menjadi agen penyalur LPG 3 kilogram dan pupuk subsidi.

Selain itu, hasil produksi lokal dari sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan juga diharapkan dapat ditampung oleh koperasi desa.

“Kami siap mendampingi KDMP untuk menampung produksi lokal yang nantinya bisa memenuhi kebutuhan dapur SPPG atau MBG. Jika itu berjalan dipastikan tingkat pendapatan ekonomi masyarakat lokal meningkat dan bisa menghapus kemiskinan dan pengangguran,” katanya.

Baca Juga :  Gelar Pemilihan OSIS Mirip Pemilu, PPK Balaraja Pantau Sekolah Al Itqon

Sementara itu, Ketua KDMP Desa Jatimulya, Sudrajat, mengatakan pihaknya saat ini telah membuka usaha sembako serta menampung berbagai produk UMKM lokal, seperti keripik dan stik ubi, singkong, bawal, rempeyek ikan, stik bawang, rempeyek tempe, kembang goyang, roti, hingga kentang goreng.

Menurutnya, produk camilan UMKM tersebut dipasarkan dengan harga mulai Rp10 ribu hingga Rp20 ribu, menyesuaikan jenis dan kualitas produk.

Selain bergerak di sektor perdagangan, KDMP Desa Jatimulya juga menjalin kerja sama dengan Puskesmas Rangkasbitung untuk membuka layanan klinik dan apotek desa.

Sudrajat menjelaskan, koperasi saat ini memiliki 230 anggota dengan ketentuan simpanan pokok sebesar Rp50 ribu dan simpanan wajib Rp25 ribu per bulan. Operasional koperasi, kata dia, masih mengandalkan partisipasi anggota dan belum memperoleh penyertaan modal dari PT Agrinas Nusantara Pangan.

“Kami berharap kehadiran koperasi dapat menggulirkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan bisa bermuara pada kesejahteraan,” kata Sudrajat. (eem/dam)

Berita Terkait

BPBD Kota Tangerang Dukung Pemadaman Kebakaran TPA Jatiwaringin dengan Personel dan Armada
Usai Rakernas APEKSI, Sachrudin Tegaskan Program 3G Perkuat Ketangguhan Kota Tangerang
KTP Digital Hadir di Kota Tangerang, Warga Bisa Aktivasi IKD Tanpa Bawa KTP Fisik
Kota Tangerang Masuk 5 Besar Nasional PPD 2026, Optimis Ukir Prestasi Pembangunan Daerah
Kota Tangerang Masuk Lima Besar PPD, Sekda Tekankan Pentingnya Evaluasi untuk Perkuat Pembangunan Berkelanjutan
Kolaborasi Internasional, Perumdam TKR Sambut Delegasi K-Water Korea Selatan
Maryono Serahkan 5.000 Sertifikat Halal, Dorong UMKM Naik Kelas
Bupati dan Wabup Kompak di Puncak Harganas 2026 “Ayah Wajib Hadir”
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:40 WIB

BPBD Kota Tangerang Dukung Pemadaman Kebakaran TPA Jatiwaringin dengan Personel dan Armada

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:08 WIB

KTP Digital Hadir di Kota Tangerang, Warga Bisa Aktivasi IKD Tanpa Bawa KTP Fisik

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:15 WIB

Kota Tangerang Masuk 5 Besar Nasional PPD 2026, Optimis Ukir Prestasi Pembangunan Daerah

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:07 WIB

Kota Tangerang Masuk Lima Besar PPD, Sekda Tekankan Pentingnya Evaluasi untuk Perkuat Pembangunan Berkelanjutan

Senin, 29 Juni 2026 - 16:30 WIB

Kolaborasi Internasional, Perumdam TKR Sambut Delegasi K-Water Korea Selatan

Berita Terbaru

Kota Tangerang Selatan

Sinergi Kadin Tangsel-Dinas Ketenagakerjaan Dorong Peningkatan Kualitas SDM

Jumat, 3 Jul 2026 - 10:34 WIB