bantenraya.co
Pelatih tim nasional Laos, Ha Hyeok-jun, meragukan peluang Thailand untuk mempertahankan gelar juara Piala AFF 2024. Keraguan tersebut disampaikan setelah timnya menahan imbang Thailand 1-1 dalam laga persahabatan di Stadion Thammasat, Minggu (17/11/2024) malam.
Dalam pertandingan tersebut, Thailand mendominasi permainan dengan penguasaan bola mencapai 77%, melepaskan 20 tembakan, dan mendapatkan lebih banyak peluang tendangan sudut serta operan. Meski demikian, mereka hanya mampu mencetak satu gol melalui tendangan Seksan Ratree pada menit ke-60.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Laos, yang bertahan dengan solid, berhasil menyamakan kedudukan sembilan menit kemudian lewat tendangan voli Bounphachan Bounkong setelah memanfaatkan umpan tinggi. Hingga peluit akhir, Thailand tidak mampu menambah gol meskipun terus menekan.
Ha Hyeok-jun mengapresiasi performa timnya yang hanya memiliki waktu persiapan 12 hari. Ia menyebut hasil imbang ini sebagai pencapaian positif bagi Laos, yang terakhir kali tidak kalah dari Thailand pada fase grup Piala AFF 2010 (imbang 2-2).
Hasil ini akan memberikan kepercayaan diri kepada kami sebelum Piala AFF. Tentu masih ada hal yang perlu diperbaiki, tetapi ini adalah prestasi. Kami akan terus meningkatkan kekuatan mental para pemain, ujar Ha.
Thailand, yang menjadi juara bertahan Piala AFF dengan rekor tujuh kali juara, kembali menjadi unggulan utama di turnamen ini. Namun, kesulitan memanggil skuad terkuat karena turnamen tidak berada dalam kalender resmi FIFA menjadi tantangan tersendiri.
Pelatih Laos mengakui Thailand tetap menjadi kekuatan utama di Asia Tenggara. “Mereka memiliki gaya bermain modern dengan sentuhan sepak bola Jepang, tetapi turnamen ini juga diikuti oleh tim kuat seperti Indonesia dan Vietnam,” katanya.
Piala AFF 2024, yang kini bernama Piala ASEAN, akan berlangsung mulai 23 November hingga 21 Desember 2024. Turnamen ini menggunakan format baru, dengan 10 tim terbagi dalam dua grup.
Thailand tergabung di Grup A bersama Timor Leste, Malaysia, Singapura, dan Kamboja. Sementara Laos berada di Grup B bersama Indonesia, Vietnam, Filipina, dan Myanmar. Dua tim teratas dari masing-masing grup akan melaju ke semifinal dengan format kandang dan tandang, namun aturan gol tandang tidak diterapkan.
Hasil laga persahabatan ini menjadi sinyal bahwa persaingan Piala ASEAN tahun ini akan berlangsung ketat, dengan setiap tim berusaha menampilkan yang terbaik untuk menjadi juara Asia Tenggara. (bs)







