bantenraya.co | TANGERANG
Hari Kopi Internasional menjadi kesempatan bagi kedai Kopi Tanggar berbagi ilmu meracik kopi.
Owner Kopi Tanggar, Firmansyah menuturkan, setiap 1 Oktober, dunia merayakan Hari Kopi Internasional. Untuk itu digelar kegiatan berbagi racik rasa kopi khas Belitung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, keberadaan kopi telah menjadi tren gaya hidup kekinian. Maka pada moment tersebut beberapa milenial dan pecinta Kopi Tanggar mengikuti kegiatan diantaranya Ngopi Bareng.
“Hari ini bergabung bersama kita, turut membuat suatu aktivitas di bidang kopi, sebagai bentuk memperingati Hari Kopi Sedunia,” kata Firmansyah.
Dikatan Firmansyah, kegiatan yang dikemas interaktif ini juga sebagai wujud semangat dan dukungan kepada mata pencaharian jutaan petani tanaman aromatic tersebut.
Para pengusaha kopi milenial juga berbagi ilmu pengalaman tentang sektor industri kopi. Para peserta dapat mengenal dinamika usaha kopi mulai dari cara meracik, varian kopi, tips peluang usaha serta keuntungannya.
Sementra itu, salah satu pecinta Kopi Tanggar, yang hadir Daeng Sony mengungkapkan, banyak ilmu yang diperoleh dalam kegiatan ini, diantaranya mengetahui cara meracik kopi dengan baik, sehingga menambah cita rasa kopi yang dibuatnya.
“Kopi Tanggar memiliki citra kopi yang berbeda. Rasanya manyus,” terang Daeng Sony. (*)
Penulis : Den
Editor : Mas







